KKN Gelombang 114 Unhas, Angkat Ekonomi Kreatif di Desa Pattiro

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah mengakhiri program pengabdiannya di Desa Pattiro, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Puncak kegiatan ini ditandai dengan seminar akhir yang berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2025, di Aula Desa Pattiro. Acara ini mengusung tema “Inovasi Pengembangan Ekonomi Kreatif” sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap kemajuan desa.
Melvern Sitorus, selaku Koordinator Desa, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya. “Kami tahu apa yang kami lakukan masih jauh dari kata sempurna, tetapi kami berharap sekecil apapun sumbangan yang kami berikan dapat memberikan dampak yang nyata untuk memajukan desa Pattiro,” tuturnya penuh harap.
Selama KKN, para mahasiswa berfokus pada inovasi ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal. Salah satu program unggulan mereka adalah pembuatan briket dari tongkol jagung. Program ini tidak hanya berhenti pada pembuatan produk, tetapi juga dilengkapi dengan serangkaian kegiatan pendukung:
* Pembuatan briket dari tongkol jagung sebagai produk utama.
* Sosialisasi pembuatan kemasan produk untuk meningkatkan nilai jual.
* Sosialisasi UMKM Briket dari Tongkol Jagung sebagai sarana pemberdayaan perempuan.
* Sosialisasi pemasaran produk briket menggunakan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain itu, mahasiswa juga berkolaborasi dengan masyarakat dalam program lain yang bermanfaat, seperti pembuatan pestisida nabati dari bahan-bahan dapur, pembuatan modul panduan kompos dari kotoran hewan, dan pembuatan peta batas-batas dusun di Desa Pattiro.
Bapak Dandi, S.Ip., Sekretaris Desa Pattiro, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa. “KKN di desa Pattiro bukan hanya sebagai tempat mengabdi, tetapi sebagai tempat untuk belajar bersama-sama, bertumbuh bersama-sama, dan mendapatkan pengalaman baru,” ungkapnya.
Kegiatan KKN ini menjadi cerminan nyata kolaborasi yang erat antara akademisi dan masyarakat. Diharapkan, program-program inovatif ini dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Pattiro guna meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Diduga Tak Kantongi Izin, THM Elit Makassar Nekat Beroperasi di Dekat Masjid. LPM Siap Gelar Aksi Besar

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB