Oknum Polisi Polres Takalar Terancam Dilaporkan ke Propam oleh Warga Takalar Lama

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, 04 September 2025. Seorang warga Takalar Lama kecamatan mappakasungguh berencana melaporkan seorang oknum anggota Polres Takalar ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Selatan. Laporan tersebut muncul setelah adanya dugaan tindakan tidak profesional dan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum polisi tersebut.

Menurut keterangan warga, oknum polisi itu diduga bersikap arogan serta melakukan tindakan di luar prosedur saat menangani sebuah persoalan di lapangan. Warga mengaku kecewa karena merasa tidak mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya.

“Kami sebagai masyarakat kecil hanya berharap mendapat perlindungan hukum, bukan tekanan. Kalau ada oknum aparat yang tidak adil, tentu kami akan mencari keadilan di jalur yang benar, yaitu dengan melaporkannya ke Propam,” ujar salah seorang warga Takalar Lama, Kamis (4/9/2025).

Pada tanggal 01 September 2025, sekitar pukul 22.00 Wita ( malam Selasa) seorang anak dipukul oleh oknum polisi polres takalar disekitar lapangan makkattang dg Sibali.

Pelaporan ini pun mendapat dukungan dari sejumlah warga lainnya. Mereka menilai bahwa tindakan aparat kepolisian semestinya mencerminkan sikap profesional, netral, serta mengedepankan etika dalam bertugas.

Apabila laporan ini benar-benar diteruskan ke Propam, maka oknum polisi yang dilaporkan harus diperiksa sesuai prosedur hukum internal kepolisian. Bidang Propam memiliki kewenangan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dilakukan oleh anggota Polri.

Salah satu Masyarakat Takalar Lama, orang tua anak yang dipukul oleh oknum polisi polres takalar berharap agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh aparat penegak hukum, bahwa kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga dengan sikap profesional, transparan, dan adil dalam setiap tindakan. (D.N)

Baca Juga :  LK II HMI Cabang Mamasa Berjalan Lancar, dua Peserta Sakit Dijenguk Bupati

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB