MAFIA BBM DIDUGA BEROPERASI DI SPBU PATTALLASSANG 74.922.74, FPR SULSEL: NEGARA HARUS BERTINDAK!

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Dugaan praktik ilegal penyaluran BBM bersubsidi menyeruak di Kabupaten Takalar. SPBU Pattallassang 74.922.74 diduga kuat menjadi bagian dari jaringan mafia BBM yang secara terang terangan menyelewengkan subsidi negara untuk keuntungan pribadi.

Temuan ini diungkap oleh Front Pembebasan Rakyat (FPR) Sulsel, yang menyebut bahwa dugaan praktik kotor ini melibatkan mobil, Motor dan jerigen tersembunyi yang digunakan untuk membeli BBM subsidi dalam jumlah cukup besar. Setelah dikumpulkan, BBM itu dijual kembali dengan harga tinggi.

“Ini bukan kelalaian, ini tindakan kriminal. Mafia BBM bermain di depan mata kita, dan negara seolah-olah diam,” tegas Ketua Umum FPR Sulsel, Alif Daisuri, Minggu (23/9).

Baca Juga :  Plt Camat Ujung Pandang Membuka Acara Kegiatan Pengelolaan Arsip Statis Layanan Preservasi Arsip Keluarga

Kejahatan Ekonomi Terstruktur FPR menyebut bahwa modus operandi ini telah berlangsung cukup lama dan rapi. Mereka menyebut ada indikasi kuat keterlibatan oknum pengelola SPBU, bahkan potensi pembiaran dari pihak-pihak terkait.

“Setiap liter BBM yang diselewengkan adalah uang rakyat yang dirampok. Ini kejahatan ekonomi, dan harus diperlakukan sebagai kejahatan serius,” lanjut Alif.

FPR Desak Penindakan Tegas
FPR mendesak Pertamina, Kepolisian, dan Kementerian ESDM untuk segera:
Menutup sementara SPBU Pattallassang dan melakukan audit menyeluruh.

Baca Juga :  CLAT Soroti Mandeknya Kasus Tipikor di Kejati Sulsel

Menangkap dan mengadili pelaku yang terlibat, termasuk aktor di balik layar.
Memutus mata rantai distribusi ilegal BBM subsidi di Sulsel.

Ancaman Aksi Massa
Alif menegaskan, jika aparat tak bergerak cepat, FPR siap menggerakkan aksi unjuk rasa untuk menuntut penegakan hukum.

“Jika negara tidak hadir, kami yang akan hadir. Jika hukum mandul, maka rakyat akan mengambil sikap,” tegasnya.

Belum Ada Tanggapan Resmi
Hingga berita ini ditulis, pihak SPBU Pattallassang belum memberikan klarifikasi. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum, bukan sekadar janji dan imbauan kosong.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru