Dugaan Penyalahgunaan Anggaran: Kegiatan Study Tour PPI Gowa Diduga Jadi Proyek Oknum Pemerintah Gowa anggaran 390jt Jadwal Tidak Sesuai Fakta

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Gowa – Kegiatan study tour Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Gowa kini menuai sorotan tajam. Program yang seharusnya menjadi ajang pembinaan generasi muda itu diduga dimanfaatkan oleh sejumlah oknum di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk kepentingan tertentu.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, kegiatan study tour tersebut menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Gowa tahun 2025, dengan total nilai sekitar Rp390 juta. Dana itu tercantum dalam laporan kegiatan yang disebut sebagai “kegiatan pembinaan Paskibra”.

Namun, sejumlah kejanggalan ditemukan. Berdasarkan dokumen dan bukti video dari RAN travel yang beredar, kegiatan yang dilaporkan berlangsung selama lima hari, yakni dari 13 hingga 17 Oktober 2025, ternyata hanya berlangsung dua hari, yaitu pada 15 hingga 17 Oktober 2025.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelar Seminar Program Kerja di Desa Sikkuale

Selain itu, muncul dugaan bahwa kegiatan tersebut lebih banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu di pemerintahan, bukan murni untuk kepentingan pembinaan peserta Paskibra. Beberapa sumber internal menyebut bahwa sebagian anggaran digunakan tidak sesuai peruntukan semula.

Sejumlah pihak meminta agar aparat penegak hukum, termasuk Inspektorat Daerah dan Kejaksaan Negeri Gowa, turun tangan memeriksa keabsahan laporan kegiatan serta penggunaan dana APBD tersebut.

Baca Juga : 

“Ini perlu diaudit secara transparan. Kalau benar hanya dua hari, sementara anggaran yang dilaporkan untuk lima hari, jelas ada indikasi penyimpangan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Gowa maupun panitia pelaksana kegiatan study tour Paskibra belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyimpangan anggaran dan manipulasi laporan kegiatan tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan fasilitas dan anggaran daerah di Kabupaten Gowa yang akhir-akhir ini menjadi perhatian publik.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru