SPMP Mengecam Tindakan Kekerasan Satpol PP Didepan Balaikota Saat Unjuk Rasa

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Simpul Pergerakan Mahasiswa & Pemuda didepan kantor balaikota makassar pada rabu 19 November 2025, Mendapatkan represi oleh pihak keamanan dalam hal ini Satpol PP.

Aksi yang semula berjalan damai berubah menjadi aksi unjuk rasa dengan intensitas yang tinggi takkala pihak pengamanan Balaikota tak kunjung menera aspirasi mahasiswa.

Mahasiswa yang mulai geram takkala kedatangannya tidak ditanggapi oleh pihak balaikota memaksa masuk untuk bagaimana pihak balaikota dapat menerima aspirasi yang ingin mereka sampaikan secara lansung.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota Makassar, Tolak Penggusuran Bangunan dan UMKM di Kecamatan Ujung Tanah

Namun seketika pihak oknum satpol pp melakukan hal yang dianggap berlebihan dalam menangani aspirasi mahasiswa seperti mendorong dan mempiting mahasiswa yang berusaha masuk sehingga mengakibatkan mahasiswa tersebut mengalami lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Bams selaku Jendral lapangan SPMP sangat menyayangkan perlakuan oknum satpol pp
yang dianggap berlebihan serta menggunakan kekerasan dalam menghadapi teman-teman mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga :  Camat Makassar Husni Mubarak Sangat Bersemangat Saat Menghadiri Hari Jadi Kota Makassar Ke - 417

“Saya sangat sesalkan aksi yang dilalakukan oleh teman-teman SPMP dalam menyampaikan aspirasinya diduga medapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari pihak satpol pp”.ungkapnya.

Untuk menanggapi permasalahan tersebut Bams akan melakukan aksi jilid II untuk menindak lanjuti tuntutan mereka sembari mengkonsolidasikan perlakuan oknum Satpol PP tersebut kerena dianggap mengcederai demorasi harusnya dirawat bersama.

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB