anatomikata.co.id, Makassar – Satintelkam Polrestabes Makassar kembali disorot. Pada 3 Desember 2025, seorang petugas kedapatan menginput data tanpa melakukan verifikasi berkas secara lengkap. Akibat kelalaian itu, identitas seseorang masuk dalam sistem dengan catatan keliru seolah terlibat dalam sebuah perkara yang sama sekali tidak pernah terjadi.
Masalah bertambah serius ketika data yang salah tersebut terlanjur tersebar ke berbagai instansi dan media sosial, sehingga mencemarkan nama baik pihak yang dirugikan. Kejanggalan baru terungkap saat yang bersangkutan memeriksa catatan dirinya sendiri, dan sejak itu proses mediasi harus ditempuh panjang, disertai tekanan psikologis yang tidak kecil. Belakangan, terbukti bahwa persoalan ini murni berasal dari kelalaian internal dalam pengecekan data.
Kejadian ini menjadi pengingat penting: satu kesalahan administratif saja bisa merusak reputasi dan menghambat berbagai layanan yang seharusnya dapat diakses.
Risaldi, Ketua Gerakan Aktivis Pemuda Indonesia (GAPI), menegaskan bahwa Kasat Intelkam Polrestabes Makassar harus segera mengevaluasi bahkan mencopot anggota yang lalai tersebut. Ia juga mendesak agar SOP diperketat, pelatihan ditingkatkan, dan sistem pengecekan ganda diterapkan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.








