Bot Pintar Cegah Stunting. Inovasi Digital dari Mahasiswa UNHAS untuk Watang Bacukiki Bergenerasi Sehat

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah langkah inovatif kembali lahir dari semangat pemberdayaan masyarakat. Sebuah chatbot pintar bernama Botting resmi diluncurkan sebagai solusi edukatif untuk mengatasi persoalan stunting yang masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Watang Bacukiki, Kota Parepare.

Botting, singkatan dari “Bot Pintar Warga Kelurahan Watang Bacukiki dalam Pencegahan Stunting”, merupakan hasil karya Riswan Ramadhan, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Hasanuddin yang saat ini menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 di Kelurahan Watang Bacukiki. Tidak hanya bertindak sebagai penggagas, Riswan juga sepenuhnya merancang dan membangun bot ini secara mandiri, mulai dari desain sistem hingga pengembangan konten edukatif di dalamnya.

“Saya melihat bahwa salah satu kunci pencegahan stunting adalah akses informasi yang tepat dan mudah dipahami masyarakat. Dari sanalah lahir ide untuk menciptakan Botting sebuah asisten digital yang bisa membantu masyarakat bertanya dan belajar tentang gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga peran penting 1000 Hari Pertama Kehidupan,” ujar Riswan.

Baca Juga :  Oknum POLISI , memperdaya korban dengan menjalin hubungan dengan status "pacar".

Botting dirancang dengan pendekatan sederhana namun berdampak. Pengguna cukup memindai QR Code untuk langsung terhubung dengan bot dan mulai berdialog secara interaktif. Tidak perlu mengunduh aplikasi atau membuat akun hanya satu langkah mudah menuju edukasi gizi yang aplikatif dan personal.
Di balik desainnya yang user-friendly, Botting menyimpan berbagai fitur edukatif, antara lain:

* Tanya jawab seputar stunting, gizi balita, dan kesehatan ibu hamil
* Rekomendasi pola makan harian untuk keluarga
* Penjelasan sederhana tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
* Informasi lokasi dan jadwal posyandu di Kelurahan Watang Bacukiki
* Bahasa ringan yang mudah dipahami oleh kader posyandu, ibu rumah tangga, hingga remaja

Mulai 31 Juli 2025, masyarakat Kelurahan Watang Bacukiki sudah dapat menggunakan Botting secara langsung dengan memindai QR Code yang telah disebarkan di berbagai titik layanan publik seperti Posyandu dan Kantor Kelurahan Watang Bacukiki.

[Foto Bersama Kader]
Sebagai bagian dari pengenalan awal, Botting juga telah diperkenalkan secara langsung kepada para kader Posyandu Sumber Air, salah satu posyandu aktif di Kelurahan Watang Bacukiki. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Lurah, Nur Muhlisa, S.E., M.M., turut hadir dan mendampingi proses sosialisasi, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan teknologi dalam bidang kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  HMI Korkom Tamalate Kecam Keras Pembongkaran Rumah Warga oleh Ormas Tanpa Putusan Pengadilan

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Harapannya, bot ini bisa digunakan oleh masyarakat secara luas dan menjadi sarana edukasi yang terus berkembang di masa mendatang,” ungkap Ibu Lurah di sela kegiatan.

Untuk mendukung keberlanjutan program, penyerahan Botting secara resmi telah dilakukan kepada pihak kelurahan, yang diterima langsung oleh Lurah Watang Bacukiki, Ibu Nur Muhlisa, S.E., M.M. Penyerahan ini menandai komitmen bersama untuk menjadikan teknologi sebagai bagian dari pelayanan publik yang proaktif dan edukatif.

Dengan semangat kolaborasi antara teknologi, edukasi, dan kearifan lokal, Botting bukan hanya sebuah inovasi digital, melainkan simbol harapan bahwa dari hal kecil, perubahan besar bisa dimulai menuju masa depan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru