Inovasi Digitalisasi Ternak, Tani, dan UMKM Desa Kalimporo: Program Kerja Mahasiswa KKN Unhas

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 114 Unhas, Rabiatul Awalyah saat menyerahkan buku panduan digitalisasi untuk petani, peternak dan UMKM di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (16/8/2025). (foto: dokumen pribadi)
Digitalisasi usaha tani, ternak, dan UMKM kini lebih mudah dijangkau masyarakat Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Inovasi tersebut datang dari Rabiatul Awalyah, mahasiswi Universitas Hasanuddin, yang memperkenalkan “Buku Panduan Digitalisasi Ternak, Tani, dan UMKM” pada Sabtu (16/8/2025).

Panduan ini merupakan hasil program kerja individu Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 114 yang bertujuan membantu masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara praktis.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Sulsel Geram ❗️ Dugaan Jual Beli Dapur Di Kabupaten Bulukumba. Program Di Jadikan Komoditas

Buku tersebut berisi langkah-langkah sederhana untuk membuat logo, membuka akun media sosial, mempromosikan produk secara daring, serta mempublikasikan lokasi usaha di Google Maps agar lebih mudah dijangkau konsumen maupun mitra.
“Selama ini masyarakat Kalimporo masih terbatas dalam memasarkan hasil usaha. Panduan ini saya susun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan oleh petani, peternak, maupun pelaku UMKM,” ujar Rabiatul dalam keterangannya, Sabtu (16/8/2025).

Pendampingan penggunaan buku panduan dilakukan secara personal kepada beberapa warga pelaku UMKM, petani, dan peternak. Dalam prosesnya, mereka dibimbing langkah demi langkah mulai dari pembuatan akun usaha secara daring, desain logo sederhana, hingga cara mempublikasikan lokasi usaha di Google Maps. Warga yang didampingi tampak antusias, karena bisa langsung mempraktikkan dan menanyakan kendala yang mereka hadapi secara langsung.
Kepala Desa Kalimporo mengapresiasi gagasan tersebut.

Baca Juga :  Ketua Bidang PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar, Muhammad Alwi Agus , mengecam keras pernyataan Muhaimin Iskandar atau (Cak Imin) yang menyebutkan bahwa “Kalau ada yang tak tumbuh dari bawah pasti bukan PMII, pasti itu HMI.”

“Panduan ini membantu masyarakat agar tidak ketinggalan dalam era digital, sekaligus menjadi langkah awal meningkatkan daya saing produk desa,” ujarnya.
Diharapkan, kehadiran buku panduan digitalisasi ini dapat menjadi pegangan praktis dalam mewujudkan kemandirian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kalimporo. (*)

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB