Penulis: Mifta Fahira
Asal Cabang: HmI Cabang Gorontalo
Di indonesia masih menjadi isu yang kompleks dan terus berkembang tentang kesetaraan perempuan dalam dunia kerja. Meskipun ada peningkatan jumlah perempuan dalam jabatan politik, kesenjangan gender tetap ada, baik dalam representasi maupun dalam isu-isu yang menjadi fokus. Banyak yang berpendapat bahwa perempuan masih kurang terwakili dalam politik dan bahwa perempuan memiliki perspektif unik yang dapat memperkaya proses demokrasi.
Mayoritas perempuan di indonesia percaya bahwa jumlah perempuan di jabatan politik tinggi masih terlalu sedikit, sementara mayoritas pria memiliki pandangan yang lebih beragam, dengan sebagian besar percaya jumlahnya sudah tepat.
peran perempuan dalam politik, Perempuan membawa perspektif dan pengalaman yang berbeda ke dalam politik, yang dapat menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan adil. Perempuan telah terbukti menjadi pemimpin yang efektif dan inovatif, dengan banyak penelitian menunjukkan bahwa perempuan cenderung lebih kolaboratif dan berorientasi pada pemecahan masalah.
salah satu pandangan tokoh perempuan tentang partisipasi perempuan dalam politik .
Kamala Devi Harris yaitu seorang politikus dan pengacara Amerika Serikat yang menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat ke-49. Seorang anggota Partai Demokrat, ia sebelumnya menjabat sebagai senator Amerika Serikat dari California dari 2017 hingga 2021, sebagai Jaksa Agung California ke-32 dari 2011 sampai 2017.
ia menyatakan bahwa, perempuan dapat mencapai posisi tinggi dalam politik. Ia menekankan pentingnya pesan yang disampaikannya kepada kelompok kelas menengah dan aturan hukum tentang hak-hak perempuan. Ia juga mendapatkan dukungan kuat dari perempuan muda, pemilih non-partisan, dan berbagai kelompok ras dan demografi lainnya.
pandangan seperti ini harusnya menjadi acuan bagi kami sebagai kader HMI Wati itu sendiri, bagaimana kohati (Hmi wati) mengambil peran dalam menciptakan kesetaraan gender di dalam sektor pekerjaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lain sebagainya.
kesetaraan gender dalam dunia kerja yaitu, memberikan kebebasan berpendapat bagi perempuan, memenuhi hak ketenagakerjaan, memberi upah yang setara antara laki-laki dan perempuan, memberi kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan untuk mengembangkan karirnya, memberi perlindungan terhadap perempuan dari bentuk kekerasan dan pelecehan dalam dunia pekerjaan.
Dengan adanya kesetaraan gender dalam dunia kerja maka akan memberikan berbagai dampak yang positif yaitu: dapat menciptakan fleksibilitas dalam lingkungan kerja, memaksimalkan produktivitas, dan juga mendorong kemampuan berinovasi.








