
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah mengakhiri program pengabdiannya di Desa Pattiro, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Puncak kegiatan ini ditandai dengan seminar akhir yang berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2025, di Aula Desa Pattiro. Acara ini mengusung tema “Inovasi Pengembangan Ekonomi Kreatif” sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap kemajuan desa.
Melvern Sitorus, selaku Koordinator Desa, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya. “Kami tahu apa yang kami lakukan masih jauh dari kata sempurna, tetapi kami berharap sekecil apapun sumbangan yang kami berikan dapat memberikan dampak yang nyata untuk memajukan desa Pattiro,” tuturnya penuh harap.
Selama KKN, para mahasiswa berfokus pada inovasi ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal. Salah satu program unggulan mereka adalah pembuatan briket dari tongkol jagung. Program ini tidak hanya berhenti pada pembuatan produk, tetapi juga dilengkapi dengan serangkaian kegiatan pendukung:
* Pembuatan briket dari tongkol jagung sebagai produk utama.
* Sosialisasi pembuatan kemasan produk untuk meningkatkan nilai jual.
* Sosialisasi UMKM Briket dari Tongkol Jagung sebagai sarana pemberdayaan perempuan.
* Sosialisasi pemasaran produk briket menggunakan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain itu, mahasiswa juga berkolaborasi dengan masyarakat dalam program lain yang bermanfaat, seperti pembuatan pestisida nabati dari bahan-bahan dapur, pembuatan modul panduan kompos dari kotoran hewan, dan pembuatan peta batas-batas dusun di Desa Pattiro.
Bapak Dandi, S.Ip., Sekretaris Desa Pattiro, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa. “KKN di desa Pattiro bukan hanya sebagai tempat mengabdi, tetapi sebagai tempat untuk belajar bersama-sama, bertumbuh bersama-sama, dan mendapatkan pengalaman baru,” ungkapnya.
Kegiatan KKN ini menjadi cerminan nyata kolaborasi yang erat antara akademisi dan masyarakat. Diharapkan, program-program inovatif ini dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Pattiro guna meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian secara berkelanjutan.








