Anatomikata.co.id.Makassar – Musyawarah Kecamatan (Muscam) XVI Pemuda/KNPI Kecamatan Tamalate Kota Makassar yang digelar pada Minggu, 14 September 2025, di Kantor Camat Tamalate, menuai sorotan. Kegiatan tersebut dinilai tidak sehat dari segi aturan organisasi maupun keberpihakan Pengurus DPD KNPI Kota Makassar.
Salah satu peserta Muscam, inisial MA, mengungkapkan adanya kejanggalan pada proses pemilihan atau pemungutan suara. Ia menyebut terdapat empat organisasi kepemudaan (OKP) yang digugurkan atau dinyatakan abstain karena persoalan teknis.
“Awalnya, diperbolehkan untuk mewakili peserta OKP yang tidak sempat hadir dalam pemilihan. Namun saat perwakilan pengganti tiba di lokasi, justru empat OKP tersebut tetap digugurkan,” ujar MA.
Adapun empat OKP yang dimaksud yakni BM Kosgoro 57, GPK, GAMKI, dan PERADAH. Keputusan pimpinan sidang ini dianggap tidak sportif serta menciderai esensi KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda di Kota Makassar.
“KNPI adalah rumah besar pemuda, mestinya OKP diberi ruang untuk menyalurkan haknya. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Ini menunjukkan adanya keberpihakan dalam kontestasi kepemudaan di Kecamatan Tamalate,” tambahnya.
Kondisi tersebut membuat Muscam KNPI Tamalate dinilai gagal mencerminkan proses demokratis yang sehat. Kejadian itu juga dianggap kurang elok dipertontonkan di hadapan para pemuda, sehingga mencoreng semangat kebersamaan yang semestinya dijunjung tinggi oleh KNPI.








