RDP di DPRD Halsel Ricuh, Aliansi Garda Kubung Kecam Inspektorat dan DPMD Datang Tanpa Data Audit

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Halmahera Selatan — Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Halmahera Selatan pada Rabu (5/11/2025) berlangsung panas.

Forum yang membahas dugaan penyalahgunaan Dana Desa Kubung Tahun Anggaran 2023–2024 itu diwarnai ketegangan setelah perwakilan Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) hadir tanpa membawa dokumen hasil audit maupun data pendukung.

Ketua Aliansi Garda Kubung, Ringgo Larengsi, mengecam keras sikap dua instansi tersebut.

“Kami datang untuk berdiskusi berbasis data, bukan mendengar alasan tanpa bukti. Ini forum resmi, bukan ruang halusinasi,” tegasnya.

Baca Juga :  UPT SD Negeri 95 Campagaya kembali beroperasi, aparatur desa merupakan salah satu pemeran penting dalam mediasi pembebasan lahan

Menurut Ringgo, absennya dokumen audit menunjukkan lemahnya keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti dugaan penyimpangan dana desa.

“Bagaimana publik mau percaya kalau pejabat yang mestinya paling tahu justru datang tanpa satu berkas pun? Ini mempermalukan lembaga,” ujarnya.

Ringgo mendesak DPRD menjadwalkan ulang RDP dengan syarat Inspektorat dan DPMD wajib membawa seluruh dokumen audit dan rekomendasi resmi agar pembahasan bisa berlangsung transparan.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus menekan pemerintah daerah untuk membuka seluruh data penggunaan dana desa secara terbuka.

Baca Juga :  PB HMI Soroti Penderitaan Warga dan Legitimasi Hukum Penolakan Pembebasan Lahan Runway Bandara Arung Palakka Bone

“Kami tidak akan berhenti sampai kebenaran dan keadilan terbuka lebar. Ini bukan sekadar soal Desa Kubung, tapi soal marwah pemerintahan yang bersih,” pungkasnya.

Aliansi Garda Kubung juga menyiapkan langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara jika pada RDP berikutnya pemerintah daerah kembali tidak menunjukkan keseriusan.

RDP tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD Halsel dan perwakilan masyarakat Desa Kubung yang berharap penyelesaian kasus dilakukan secara terbuka demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru