anatomikata.co.id, Jeneponto – Pada tanggal 30 Desember 2025, Seorang Aktivis pemuda, ( ikbal saputra ), menyampaikan kritik tajam dan rasa prihatin mendalam atas kondisi objek wisata permandian serta pesisir pantai di ( Birtaria kassi ) yang kini dalam kondisi tidak terawat. Destinasi yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah tersebut dinilai semakin kumuh akibat tumpukan sampah dan fasilitas publik yang terbengkalai.
Dalam peninjauan langsung yang dilakukan pada Selasa (30/12/2025), Ikbal saputra, menyoroti kerusakan sarana prasarana mulai dari kamar bilas yang tidak terawat, minimnya tempat sampah, hingga bibir pasir pantai yang tertutup limbah plastik.
“Sangat menyedihkan melihat aset wisata kita yang potensial justru tampak seperti tempat yang ditinggalkan. Wisata permandian airnya mulai keruh dan kotor, sementara pantai kita seolah menjadi sampah berlabu. Ini menunjukkan lemahnya manajemen pengelolaan dan kurangnya perhatian dari instansi terkait,” ujar ( Ikbal saputra ) saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, kondisi ini merupakan ironi besar, mengingat sektor pariwisata sering digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia menilai bahwa tanpa perawatan yang rutin dan sistem pengelolaan sampah yang jelas, daya tarik wisata di ( BIRTARIA KASSI ) akan terus merosot, yang pada akhirnya akan merugikan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar yang bergantung pada kunjungan wisatawan.
“Wisatawan membayar retribusi, namun mereka tidak mendapatkan hak kenyamanan dan kebersihan yang layak. Kami sebagai pemuda menuntut adanya langkah konkret, bukan sekadar janji perbaikan tahunan. Perlu ada audit pengelolaan dana pariwisata dan edukasi intensif bagi pengunjung,” tegasnya
Ia mendesak Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera turun ke lapangan dan melakukan revitalisasi fasilitas yang rusak sebelum memasuki tahun baru 2026.
“Jangan tunggu sampai wisatawan berhenti datang baru kita bertindak. Identitas daerah kita tercermin dari bagaimana kita merawat alam dan fasilitas publiknya,” pungkasnya.








