Seorang Aktivis Pemuda Kecam Kerusakan Fasilitas dan Masalah Sampah di Destinasi Wisata ( Birtaria kassi )

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jeneponto – Pada tanggal 30 Desember 2025,  Seorang Aktivis pemuda, ( ikbal saputra ), menyampaikan kritik tajam dan rasa prihatin mendalam atas kondisi objek wisata permandian serta pesisir pantai di ( Birtaria kassi ) yang kini dalam kondisi tidak terawat. Destinasi yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah tersebut dinilai semakin kumuh akibat tumpukan sampah dan fasilitas publik yang terbengkalai.

Dalam peninjauan langsung yang dilakukan pada Selasa (30/12/2025), Ikbal saputra, menyoroti kerusakan sarana prasarana mulai dari kamar bilas yang tidak terawat, minimnya tempat sampah, hingga bibir pasir pantai yang tertutup limbah plastik.

“Sangat menyedihkan melihat aset wisata kita yang potensial justru tampak seperti tempat yang ditinggalkan. Wisata permandian airnya mulai keruh dan kotor, sementara pantai kita seolah menjadi sampah berlabu. Ini menunjukkan lemahnya manajemen pengelolaan dan kurangnya perhatian dari instansi terkait,” ujar ( Ikbal saputra ) saat ditemui di lokasi.

Baca Juga :  Sinergi Pengusaha Muda: Empat Komisariat HIPMI PT Resmi Dilantik di Gedung AAS Building

Menurutnya, kondisi ini merupakan ironi besar, mengingat sektor pariwisata sering digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia menilai bahwa tanpa perawatan yang rutin dan sistem pengelolaan sampah yang jelas, daya tarik wisata di ( BIRTARIA KASSI ) akan terus merosot, yang pada akhirnya akan merugikan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar yang bergantung pada kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Hutan di Ujung Tanduk, Mahasiswa UNM Gelar Dialog Publik

“Wisatawan membayar retribusi, namun mereka tidak mendapatkan hak kenyamanan dan kebersihan yang layak. Kami sebagai pemuda menuntut adanya langkah konkret, bukan sekadar janji perbaikan tahunan. Perlu ada audit pengelolaan dana pariwisata dan edukasi intensif bagi pengunjung,” tegasnya

Ia mendesak Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera turun ke lapangan dan melakukan revitalisasi fasilitas yang rusak sebelum memasuki tahun baru 2026.

“Jangan tunggu sampai wisatawan berhenti datang baru kita bertindak. Identitas daerah kita tercermin dari bagaimana kita merawat alam dan fasilitas publiknya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru