Abdul Faisal, koordinator gerakan pemakzulan Gibran di Kota Makassar Sulawesi Selatan Angkat Bicara.

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Kami butuh pemimpin yang bersih, adil, dan lahir dari proses yang benar. Hari ini kita dipaksa menerima kenyataan pahit, Wakil Presiden yang naik lewat jalur yang penuh kejanggalan.

Di Kota Makassar, suara-suara kritis mulai menggema. Kami, dari Gerakan Pemakzulan Gibran, menyuarakan keresahan itu. Bukan karena kebencian pribadi, tapi karena cinta pada demokrasi yang mulai dilukai.

Ada tiga alasan Dugaan besar kenapa Gibran harus dipertanyakan legitimasinya — bahkan layak untuk dimakzulkan:
1. Dugaan Korupsi yang Serius
Nama Gibran disebut-sebut dalam dugaan korupsi yang melibatkan keluarganya. Kalau ini terbukti benar, maka itu adalah pelanggaran berat terhadap hukum dan moral publik. Seorang wakil presiden tidak boleh punya bayang-bayang kasus kotor seperti ini.
2. Pencalonan yang Cacat Etika
Mahkamah Konstitusi sudah memutus: proses pencalonan Gibran melanggar etika. Ini bukan sekadar formalitas — ini soal integritas. Kalau dari awal prosesnya salah, hasil akhirnya juga tidak bisa dibenarkan. Demokrasi tidak boleh jadi panggung dagelan kekuasaan.
3. Kasus Akun “Fufufafa”
Publik berhak tahu kebenaran soal akun ini. Jika akun tersebut benar milik Gibran dan isinya bermasalah, ini mencerminkan watak dan nilai yang tak pantas dimiliki oleh pejabat negara. Pemimpin seharusnya memberi contoh, bukan menyembunyikan wajah lain di balik akun palsu.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota Makassar, Tolak Penggusuran Bangunan dan UMKM di Kecamatan Ujung Tanah

Di sisi lain, upaya hukum kita juga dibatasi oleh regulasi yang semakin sempit. RKUHAP 2025 menutup banyak ruang praperadilan dengan dalih “izin pengadilan”, padahal seharusnya semua upaya paksa bisa diuji. Proses praperadilan cuma dikasih 7 hari dan pemeriksaan pun hanya formalitas. Ini jelas bukan sistem hukum yang berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  PUSKEMAS KEC. BATUPUTIH DIJADIKAN TEMPAT PESTA MIRAS, SEKJEND PP HIPPERMAKU ANGKAT BICARA

Pemakzulan bukan tindakan ekstrem. Ini adalah jalan konstitusional ketika pemimpin tak lagi bisa dipercaya. Kita punya hak untuk bersuara, bertanya, dan menuntut kejelasan.
Demokrasi bukan cuma soal pemilu. Demokrasi adalah soal akuntabilitas.

Kami menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya anak muda, akademisi, aktivis, dan semua yang peduli untuk bersama mengawal proses ini. Saatnya kita bersihkan demokrasi dari manipulasi, dari penyalahgunaan kekuasaan, dan dari kepentingan keluarga yang dibungkus kekuasaan negara.

Gibran harus dievaluasi. Kalau perlu, diberhentikan. Demi rakyat dan Demi demokrasi.

Berita Terkait

Status Politik Putriana Hamda Dakka Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa Hukum Sulsel Bersatu Siapkan Langkah ke MKD DPR RI
BGN SULSEL BUKA RUANG PARTISIPASI PUBLIK, DUKUNG RISET ADVOKASI PUBLIK HMI SULSEL
Kritik Pemerintahan Prabowo Dengan Program Unik HMI Komisariat Handayani Makassar
Kritik Kreasi Representasi keresahan Rakyat.
KEJATI SULSEL DUKUNG RISET ADVOKASI PUBLIK HMI SULSEL: DARI AKSI JALANAN MENUJU REKOMENDASI KEBIJAKAN NASIONAL
FKP Kejati Sulsel, Badko HMI Sulsel Tekankan Urgensi Penguatan Kemitraan dan Transparansi Pengaduan Publik
Aliansi Mahasiswa Pemuda Makassar Soroti Dugaan Pelanggaran Pembangunan Perumahan KPR Findaria Mas, Sebut Ada Dugaan Oknum Menghalangi Aksi Demonstrasi
GEPMAR Tolak Kunjungan Menteri ESDM Bahlil ke Makassar Selama Krisis BBM Belum Tuntas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:59 WIB

Status Politik Putriana Hamda Dakka Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa Hukum Sulsel Bersatu Siapkan Langkah ke MKD DPR RI

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:27 WIB

BGN SULSEL BUKA RUANG PARTISIPASI PUBLIK, DUKUNG RISET ADVOKASI PUBLIK HMI SULSEL

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:51 WIB

Kritik Pemerintahan Prabowo Dengan Program Unik HMI Komisariat Handayani Makassar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:52 WIB

Kritik Kreasi Representasi keresahan Rakyat.

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:01 WIB

KEJATI SULSEL DUKUNG RISET ADVOKASI PUBLIK HMI SULSEL: DARI AKSI JALANAN MENUJU REKOMENDASI KEBIJAKAN NASIONAL

Berita Terbaru

Daerah

Kritik Kreasi Representasi keresahan Rakyat.

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:52 WIB