Penyerahan Bukti Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Masyarakat, Oknum My republik dan Vendor

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – kelanjutan kasus dugaan penyalahgunaan anggaran masyarakat donasi my republik sudah sampai pada penyampaian bukti awal, Senin (17/11/2025)

Dalam bukti penyerahan tersebut terlampir nama oknum my republik WT dan beberapa vendor dari ZTE, YOFC dan Fiber Home,

My republik makassar diharapakan dapat mengambil langkah kongkrit untuk mengeluarkan surat audit dalam penyelesaian kasus ini,

Baca Juga :  Rokok ilegal laku keras, aparatnya kurang tegas

Ketua Serikat mahasiswa pemuda revolusi (SMPR) muslimin yang akrab disapa tumming ini detail menggambarkan kronologi kerugian masyarakat,

“Kalo dari bukti chat saya lihat terstruktur ini dan terorganisir, banyak oknum yang terlibat,” ungkap tumming

“Mereka main kiri kanan warga yang jadi korban, makanya saya meminta langkah kongkrit my republik agar terkendali hal seperti ini,” tambahnya

Baca Juga :  Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Dalam penyerahan donasi ke warga diduga terjadi permintaan jatah preman melalui vendor kepada sub-kontraktor,

“Dalam hal ini warga telah dirugikan banyak dengan kelakuan oknum my republik dan oknum para vendor,” tegasnya

“Sehingga kami meminta audit dan mengembalikan semua hak dana warga yang telah digelapkan oleh para oknum,” tutupnya

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru