Diduga Sarang Pungli, FPR Ancam Laporkan Samsat Makassar ke Saber Pungli dan Kejaksaan: Tarif di Aplikasi Rp375 Ribu, di Loket Dipaksa Bayar Rp550 Ribu

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar — Dugaan praktik pungutan liar di lingkungan Samsat Makassar kembali meledak dan kini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi gerakan rakyat.

Warga menemukan selisih tidak wajar antara tarif yang tertera di aplikasi resmi Bapenda Sulsel Mobile sebesar Rp375.000 untuk pajak dan ganti pelat dengan nominal yang dipaksakan di loket pembayaran langsung, yakni Rp550.000.

Selisih Rp175.000 itu ditarik tanpa dasar hukum, tanpa bukti resmi, dan hanya beralasan “biar proses lebih mudah”. Dugaan permainan terstruktur mulai menguat.

Di tengah kekecewaan dan kemarahan publik, FRONT PEMBEBASAN RAKYAT (FPR) mengeluarkan sikap resmi. Organisasi ini menilai bahwa apa yang terjadi di Samsat Makassar bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi indikasi kuat adanya jaringan pungli yang bekerja secara sistematis dan terorganisir.

Baca Juga :  SAR UNM Gelar Pelatihan Medical First Responder, Bekali 100 Mahasiswa Kesiapsiagaan Medis Darurat

Dalam pernyataan tertulis, FPR menegaskan

“Kami menganggap Samsat Makassar telah berubah menjadi sarang pungli yang menghisap rakyat. Ini bukan pelayanan ini penjarahan uang rakyat secara terang-terangan.”

FPR juga menyatakan bahwa mereka siap mengambil langkah tegas

1. Menggeruduk Kantor Samsat Makassar jika tidak ada tindakan cepat dari Bapenda Sulsel.

2. Mengajukan laporan resmi ke Tim Saber Pungli, Ombudsman RI, Inspektorat, hingga Kejaksaan Tinggi Sulsel.

3. Mendesak proses pidana terhadap setiap oknum yang terlibat, tanpa pengecualian.

FPR menilai bahwa pungli di lini pelayanan publik adalah bentuk penghianatan terhadap rakyat dan negara. Mereka memperingatkan bahwa jika pemerintah tidak membersihkan oknum-oknum tersebut, gelombang aksi massa tidak dapat dibendung.

Baca Juga :  FORPMAHUM Demo Kantor PLN, Tuntut Proyek PLTS Selayar Rp92 Miliar Diusut

Situasi ini telah membuat masyarakat merasa terintimidasi dan dipaksa menyerah pada praktik ilegal demi menyelesaikan kewajiban administratif. Kepercayaan publik hancur, dan kesabaran rakyat berada di batasnya.

FPR menutup sikapnya dengan ultimatum keras

“Jika pungli ini tidak dihentikan, jangan salahkan rakyat ketika turun ke jalan. Pelayanan publik bukan ruang untuk memperkaya diri, dan kami tidak akan diam ketika rakyat dizalimi.”

Warga kini menunggu apakah pemerintah berani bertindak tegas atau justru membiarkan sarang pungli itu terus merampas hak rakyat di depan mata.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru