anatomikata.co.id, Mamuju – sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tentang Reformasi Kelembagaan BUMN dan kaitannya dengan redefenisi peran negara dengan ekonomi dan apa implikasi yang akan terjadi kedepan.
Kegiatan FGD ini digelar dalam kegiatan Advance Training atau Latihan Kader III HMI yang dilaksanakan oleh HmI Badan Kordinasi Sulawesi Barat sebagai penyelenggara. Kegiatan LK III sendiri merupakan perkaderan Tingkat tertinggi yang dilaksanakan dalam jenjang perkaderan HMI.
Dalam pembahasan yang dilakukan, ada beberapa kondisi atau hal penting yang menjadi topik pembahasan, sehingga menjadi penekanan untuk dilaksanakan. Beberapa diantaranya ialah Redefinsi peran negara dari pemilik dominan, Privatisasi yang tidak konsisten melahirkan efisiensi.
Sedang dalam fakta lapangan yang terjadi dalam tubuh BUMN kerap terjadi praktik-praktik yang tidak sesuai dengan mengedepankan nilai. Beberapa diantaranya ialah intervensi politik atau politik bagi-bagi kursi yang dinilai menjadi hambatan utama dalam reformasi kelembagaan BUMN.
Untuk diketahui kenapa dalam FGD ini membahas tentang reformasi BUMN, karena melihat maraknya pelanggaran serta kasus-kasus korupsi yang terjadi dalam manajemen BUMN. Perlu diketahui BUMN merupakan badan usaha yang seluruh atau Sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Asrama Haji serta dihadiri oleh peserta terbaik dari Badko Sulbar, Sulsel dan Sulteng ini mengklasifikasi masalah-masalah yang terjadi dalam internal BUMN dari dahulu hingga hari ini. selain itu para peserta juga mendiskusikan serta menyampaikan banyak solusi-solusi strategis yang dapat digunakan dalam penanganan kedepan.
Study kasus Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah memperlihatkan seperti apa dampak buruk serta tantangan distribusi energi di wilayah ini. Sulbar, Sulsel, dan Sulteng menghasilkan ilustrasi nyata bagaimana kelemahan tata Kelola BUMN berdampak langsung pada Masyarakat.
FGD ini diharapkan mampu memberikan jawaban dari tantangan menghadapi isu nasional yang berdampak langsung pada Masyarakat. Selain melakukan klasifikasi solusi, HMI berupaya sedaya mungkin melakukan perombakan secara massif dan structural terkhusus Sulawesi Barat menggali dan mencabut masalah hingga ke akar-akarnya.








