Fashion Sebagai Senjata: Gen Z Menggugat Label dan Identitas Lama

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Fashion bagi Gen Z bukan sekadar penutup tubuh, melainkan medium eksistensi. Ia menjadi bahasa visual untuk menyatakan “aku ada” di tengah arus tren yang bergerak cepat. Outfit check bukan lagi soal mengikuti mode, tetapi usaha menegaskan identitas diri di ruang sosial yang serba dinilai.

Label seperti cewek kue dengan palet pastel dan kesan manis, atau gaya skena yang gelap, longgar, dan anti mainstream, menunjukkan satu hal’ identitas hari ini tidak kaku. Gen Z memaknai gaya sebagai pilihan sementara, bukan takdir permanen. Mereka bebas berpindah, mencampur, bahkan menabrak batas label itu sendiri.

Baca Juga :  HMI Sulsel Dorong Komitmen Persatuan, Nilai Pernyataan JK sebagai Penguatan Harmonisasi Kebangsaan

Secara filosofis, fashion Gen Z mencerminkan identitas yang cair. Seperti gagasan eksistensialisme, makna diri tidak diwariskan, melainkan diciptakan. Pakaian menjadi sarana refleksi kadang jujur, kadang performatif antara keinginan untuk berbeda dan kebutuhan untuk diterima.

Baca Juga :  Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di Dinas Kesehatan Jeneponto 2023 Terungkap, BPK Temukan Kerugian Hampir Rp 1 Miliar

Di titik ini, label fashion kehilangan sifat mengikatnya. Ia bukan penentu siapa seseorang, melainkan alat untuk bereksperimen menjadi siapa pun. Bagi Gen Z, gaya bukan soal “aku ini apa”, melainkan “aku sedang menjadi apa hari ini”.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru