Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Aktivis muda Kota Makassar, Abdul Faisal, mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia yang dinilainya memberikan komentar di luar ruang lingkup kewenangannya terkait kebijakan energi di Kota Makassar.

Menurut Abdul Faisal, persoalan energi, termasuk pengelolaan sampah yang diolah menjadi sumber energi, merupakan isu teknis yang menjadi kewenangan kementerian yang membidangi sektor energi, lingkungan hidup, serta pemerintah daerah sebagai pelaksana di lapangan.

“Setiap pejabat publik seharusnya menyampaikan pernyataan sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Hal ini penting agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat maupun mengaburkan mekanisme koordinasi antarlembaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Anas Urbaningrum Tinjau Titik-Titik Bencana di Sumatera Barat, Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi

Ia menilai karakteristik Kota Makassar memiliki tantangan tersendiri dalam menjalankan setiap kebijakan strategis. Menurutnya, implementasi program pemerintah pusat tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kajian komprehensif, kesiapan infrastruktur, serta penyesuaian dengan kondisi sosial masyarakat setempat.

“Ini Makassar. Setiap kebijakan tidak akan mudah dijalankan. Dibutuhkan kajian yang mendalam dan penyesuaian antara kondisi masyarakat Kota Makassar dengan program pemerintah pusat,” tegas Abdul Faisal.

Ia juga menyoroti pernyataan yang menyebut, “Kalau tidak selesai dalam waktu dua minggu, maka akan diserahkan ke gubernur.” Menurutnya, pernyataan tersebut terkesan terburu-buru dan tidak mencerminkan pemahaman yang utuh terhadap kompleksitas persoalan yang dihadapi daerah.

Baca Juga :  Dugaan Kepemilikan Aset Oknum ASN Dinas Kesehatan Gowa Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Abdul Faisal menegaskan bahwa penyelesaian persoalan pengelolaan sampah dan pengembangan energi alternatif membutuhkan sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, bukan sekadar target waktu yang bersifat administratif.

“Pemerintah pusat sebaiknya memberikan ruang kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah dan energi dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta melalui koordinasi dengan instansi teknis yang berwenang. Pendekatan yang kolaboratif akan jauh lebih efektif dibandingkan penyampaian ultimatum di ruang publik,” tutupnya.

Berita Terkait

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang
Air Bersih Langka di Tengah Tambang Nikel, SIGAPI Desak Pemkab Bombana, DPRD, dan Perusahaan Buka Data CSR-PPM ke Publik
Bem Hukum Umi Menolak Seremoni Kekuasaan, Menuntut Pertanggungjawaban Negara “Negara yang kehilangan keberanian untuk mendengar kritik akan perlahan kehilangan legitimasi untuk memerintah.”
Mahasiswa Kabaena Barat Soroti Kebijakan Hauling Tambang, Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terbaru