MARAK DUGAAN AKSI GENG MOTOR DAN PENYERANGAN DI BONTOWA, PEMUDA TANTANG POLSEK BAROMBONG DAN POLRESTA GOWA BERTINDAK TEGAS

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA —Maraknya dugaan aksi geng motor dan penyerangan yang terjadi di Dusun Bontowa, Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pemuda dan warga yang bermukim di wilayah tersebut.

Situasi keamanan yang tidak kondusif tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Masyarakat tidak boleh dibiarkan hidup dalam kekhawatiran akibat aksi kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan warga.

Risaldi Aditia, salah satu pemuda Dusun Bontowa, menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk segera mengambil langkah tegas dan konkret terkait persoalan tersebut.

“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk tidak tinggal diam. Persoalan ini sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jangan menunggu sampai ada korban yang lebih serius baru kemudian bertindak. Kami meminta aparat segera mengambil langkah tegas, melakukan pengamanan, mengusut setiap aksi penyerangan, serta menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Risaldi Aditia.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham: Pemuda Adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Kota Makassar

Menurut Risaldi, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan hal yang tidak boleh dianggap sepele. Kehadiran aparat di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi terjadinya aksi kekerasan yang lebih besar.

Ia juga mendesak Pemerintah Kecamatan Barombong dan Pemerintah Desa Tinggimae agar mengambil langkah konkret serta membangun koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat dalam menangani persoalan tersebut.

“Kami juga mendesak pemerintah setempat untuk mengambil langkah konkret. Jangan hanya menunggu persoalan terjadi, tetapi harus ada upaya pencegahan. Pemerintah desa, kecamatan, dan aparat kepolisian harus duduk bersama mencari solusi agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” lanjutnya.

TANTANG POLSEK BAROMBONG DAN POLRESTA GOWA

Risaldi secara khusus meminta Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk meningkatkan patroli di wilayah yang dianggap rawan, melakukan penyelidikan terhadap setiap laporan terkait penyerangan, serta mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana.

Baca Juga :  Hewan Langka Penyu Dilindungi, Pelaku Perdagangan Masih Bebas Berkeliaran!

“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk membuktikan bahwa aparat hadir dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin keamanan dan ketertiban benar-benar dirasakan oleh warga Bontowa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menginginkan persoalan tersebut berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Karena itu, langkah pencegahan dan penegakan hukum dinilai penting dilakukan sejak dini.

“Kami ingin Bontowa menjadi tempat yang aman bagi masyarakat, bukan tempat di mana warga harus merasa takut. Karena itu, kami meminta pemerintah dan aparat kepolisian segera bertindak sebelum persoalan ini berkembang menjadi lebih besar,” tutup Risaldi Aditia.

Masyarakat menunggu langkah nyata. Polsek Barombong dan Polresta Gowa ditantang untuk menunjukkan kehadiran dan keseriusan dalam menjaga keamanan warga.

Berita Terkait

Bongkar Cacat Nalar Birokrasi Tana Toraja, LMND Resmi Laporkan Sekda ke Ombudsman Sulsel Atas Kelalaian Jabatan Sistemik!
APPI mundur dari Golkar, Ketua Milenial Makassar : Kami Loyal Ikut Bersama APPI
Ketum Matador : ini Jihad melawan Kaum Zodom (LGBT) ! Tutup MYE = Muliakan Makassar, Selamatkan Sulsel dari Bencana ! 
KABEL MENJUNTAI TERLIHAT DI SEJUMLAH TITIK JALAN PATTΙRO, BONTOMARANNU
DUGAAN ANGGOTA DPRD BANTAENG DI THM, ANUGRAH USMAN: JANGAN BIARKAN ETIKA WAKIL RAKYAT BERHENTI DI RUANG RAPAT
Kemenag Sulsel Jangan Tutup Mata
SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA
DPP KEPMI Bone Periode 2026–2028 Resmi Dilantik, Usung Semangat Revitalisasi Organisasi dan Kebangsaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:54 WIB

MARAK DUGAAN AKSI GENG MOTOR DAN PENYERANGAN DI BONTOWA, PEMUDA TANTANG POLSEK BAROMBONG DAN POLRESTA GOWA BERTINDAK TEGAS

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Bongkar Cacat Nalar Birokrasi Tana Toraja, LMND Resmi Laporkan Sekda ke Ombudsman Sulsel Atas Kelalaian Jabatan Sistemik!

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:35 WIB

APPI mundur dari Golkar, Ketua Milenial Makassar : Kami Loyal Ikut Bersama APPI

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Ketum Matador : ini Jihad melawan Kaum Zodom (LGBT) ! Tutup MYE = Muliakan Makassar, Selamatkan Sulsel dari Bencana ! 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WIB

KABEL MENJUNTAI TERLIHAT DI SEJUMLAH TITIK JALAN PATTΙRO, BONTOMARANNU

Berita Terbaru