Aliansi Mahasiswa peduli rakyat Sulsel melakukan aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Aliansi Mahasiswa peduli rakyat sulsel melakukan unjuk rasa sekaligus pelaporan atas dugaan penyelewengan Anggaran Sertifikasi Guru yang di taksir sekitar 23 M lebih. Mereka mendesak Kejati sulsel agar segera memeriksa dan memberikan sanksi hukum kepada semua orang yang terlibat atas dugaan penyelewengan tersebut.

“Ini tentu saja menjadi masalah yang cukup krusial karena menyangkut hak-hak para guru yang ada di kabupaten Enrekang, memalukan jika para pelaku yang terlibat masih saja berkeliaran diluar sana dan para penegak hukum ini khususnya pihak kejaksaan bersama dengan kepolisian membiarkan pelanggaran-pelanggaran tersebut” ungkap fatur dalam orasinya.

Baca Juga :  SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS

Aliansi Mahasiswa ini juga meminta Kejati untuk segera merespon laporan dan aduan yang telah mereka lontarkan karena ini sudah cukup lama mengganggu stabilitas pemerintahan di kabupaten Enrekang.

Dalam orasinya, fatur juga menyampaikan ada beberapa nama yang diduga kuat besar keterlibatannya dalam korupsi sertifikasi tersebut.

“Ada beberapa nama yang kemudian kejati harus fokus, diantaranya mantan Pj bupati yang menjabat di 2024 dan Kepala BKD kabupaten Enrekang 2023-2024. Kami aliansi mahasiswa peduli rakyat sulsel setelah mencari tahu lebih jauh, besar dugaan bahwa kedua mantan pejabat tersebut punya andil yang cukup besar terhadap penyelewengan anggaran tersebut. Tentu saja masih ada beberapa nama yang kami duga terlibat, tapi kami akan mencari informasi yang lebih jelasnya agar tidak timbul fitnah.” Ucap fatur

Baca Juga :  Kekerasan Brutal Terhadap Anak Terjadi di Lingkungan Sekolah, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Laporan yang diserahkan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli rakyat sulsel pun diterima oleh salah satu penyidik KEJATI dan berjanji akan segera menindaklanjuti laporan dari kawan-kawan Aliansi

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru