Anatomikata.co.id, Makassar – PDAM Kota makassar sekarang menjadi cerminan buruk dalam pengelolaan manajemen Publik. Pasalnya, banyak kasus-kasus yang terjadi beberapa bulan terakhir tapi tidak jelas kenapa penegak hukum dan juga pemerintah Kota belum ada langkah tegas terkait kondisi itu.
Salah satu tokoh pemuda dan juga sekaligus Bendahara Umum Badko HMI Sulsel memberikan pernyataan yang cukup tegas dalam penyampaiaannya.
“Apa yang menimpa PDAM kota makassar sekarang tentu saja menjadi cerminan buruk dalam langkah pengelolaan lembaga publik. Dimulai dari isu pemecatan massal yang dilakukan, Keluarga dan kerabat dekat yang menempati posisi-posisi strategis di PDAM kota makassar dan sampai pada skandal dana darurat hilang yang memiliki jumlah cukup fantastis.”
Tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah Kota makassar dan juga aparat penegak hukum memicu pertanyaan yang cukup serius.
“Apa gerangan yang membuat pemkot makassar dan juga aparat penegak hukum belum mengambil langkah sampai saat ini? Padahal ini tentu saja bisa merusak etika birokrasi dan akan menimbulkan spekulasi-spekulasi yang mengarah kepada pelemahan penegakan hukum yang terjadi di kota makassar.
Tentu saja menjadi harapan besar untuk kami agar kiranya pemkot dan juga aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas kepada apa yang terjadi di PDAM kota Makassar.” Tutup Andi pangeran








