Sulawesi Selatan Darurat : Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan.

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan melalui Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP), Muhammad Rafly Tanda, menyatakan keprihatinan serius terhadap kondisi darurat ekologis yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan.

Maraknya aktivitas tambang ilegal, kerusakan parah pada ekosistem mangrove, serta perambahan hutan lindung menjadi potret nyata lemahnya fungsi pengawasan lingkungan di daerah ini. Sayangnya, hingga saat ini kami tidak melihat adanya langkah konkret dari Aparat Penegak Hukum (APH), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), maupun Dinas ESDM Provinsi Sulsel dalam menangani berbagai kasus perusakan lingkungan tersebut.

Baca Juga :  Menteri Agama Nasaruddin Umar Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Ketiadaan penindakan terhadap pelaku perusak lingkungan, baik individu maupun korporasi, menjadi tanda tanya besar: ada apa dengan sistem pengawasan dan penegakan hukum kita?

Kerusakan ini bukan hanya berdampak pada alam, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar wilayah tambang dan pesisir. Hutan mangrove yang rusak menyebabkan abrasi, kehilangan biodiversitas, dan hilangnya sumber mata pencaharian nelayan. Sementara itu, aktivitas tambang ilegal mencemari air, memicu konflik agraria, serta mempercepat kerusakan kawasan lindung.

Baca Juga :  Jelang Musda DPD KNPI Bantaeng, DPK KNPI Kecamatan Bantaeng Tegaskan Dukungan Full Sampai Finish untuk Abu Bakar Assidiq

Oleh karena itu, HMI Badko Sulsel menyatakan :

1. Mendesak APH, DLHK, dan Dinas ESDM   Sulsel untuk segera mengambil langkah hukum terhadap aktivitas tambang ilegal dan pelanggaran lingkungan.
2. Menuntut transparansi dalam setiap proses izin tambang dan reklamasi di wilayah Sulawesi Selatan .

Mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, akademisi, dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal isu kerusakan lingkungan di Sulsel.
Kami percaya, melindungi lingkungan adalah bentuk jihad sosial di tengah krisis ekologi. Jangan biarkan Sulsel hancur karena pembiaran dan konspirasi diam terhadap para perusak alam.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru