Peringati May Day dan Hardiknas, HPMB Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa: Tolak Komersialisasi Pendidikan dan Eksploitasi Buruh

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar — Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional, Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB-Raya) menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk sikap tegas terhadap praktik komersialisasi pendidikan dan eksploitasi terhadap kaum buruh yang hingga hari ini masih terus berlangsung.

Aksi ini merupakan refleksi atas kondisi nyata yang dihadapi masyarakat—di mana akses pendidikan semakin mahal dan tidak merata, sementara di sektor ketenagakerjaan, buruh masih menjadi kelompok yang rentan terhadap ketidakadilan, upah murah, dan minimnya perlindungan.

Jenderal Lapangan HPMB Raya, Andi Hadid Mappatadang, dalam orasinya menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap dua sektor fundamental ini.

Baca Juga :  Desakan Pemeriksaan Oknum Anggota Polri Diduga Pelanggaran Kode Etik di Tempat Hiburan Malam

“Pendidikan adalah hak, bukan komoditas. Buruh adalah tulang punggung ekonomi, bukan objek eksploitasi. Ketika negara membiarkan ini terjadi, maka kami akan hadir di jalanan sebagai bentuk perlawanan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Advokasi PB HPMB Raya turut angkat suara, menyoroti kebijakan yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keadilan sosial.

“Kami melihat ada kecenderungan kuat menjadikan pendidikan sebagai ladang bisnis, dan buruh sebagai alat produksi semata. Ini adalah bentuk kegagalan negara dalam menjamin kesejahteraan rakyatnya. HPMB Raya tidak akan diam,” ujarnya.

HPMB Raya menegaskan bahwa gerakan ini bukanlah aksi seremonial semata, melainkan bagian dari komitmen panjang dalam mengawal isu-isu strategis. Baik dalam konteks nasional, regional, maupun lokal, HPMB Raya akan tetap konsisten menjadi mitra kritis pemerintah.

Baca Juga :  Relawan Gelar Volunteer Camp dan Sirkumsisi Gratis di Desa Bissoloro

“Kami akan terus berada di jalanan, menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak ada kompromi terhadap ketidakadilan. HPMB Raya akan tetap menjadi garda terdepan dalam perjuangan baik dalam isu pendidikan, ketenagakerjaan, maupun persoalan sosial lainnya,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Aksi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa mahasiswa dan pelajar masih memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan kontrol sosial, yang tidak akan berhenti bersuara hingga keadilan benar-benar terwujud.

Berita Terkait

Kualifikasi Sertifikat ‘Muda’ Steven Hamdani Dinilai Belum Memenuhi Standar Direksi
Unjuk Rasa di Kejati Sulsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Ketua DPRD dalam Kasus Bibit Nanas
Peringati Hari Buruh Sedunia, GMNI Makassar: Wujudkan Sosialisme Indonesia
Aliansi Rakyat Menggugat Hadir Bukan Sekadar Suara, Perlawanan Ketimpangan Terus Diproduksi Kebijakan Abai Terhadap Keadilan
Cipayung Plus Solid! Komitmen Sukseskan Pelantikan VAS di Hadapan Rektor Unhas dan UNM ‎
Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras
May Day 2026: Gugatan Andi Ali Askari atas Dehumanisasi, Tragedi Bekasi, dan Runtuhnya Marwah Akademik di Teknik UMI
Kabinda Sulsel Berharap KNPI Sulsel Menjadi Wadah Pemuda Yang Progresif

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:53 WIB

Kualifikasi Sertifikat ‘Muda’ Steven Hamdani Dinilai Belum Memenuhi Standar Direksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:33 WIB

Peringati May Day dan Hardiknas, HPMB Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa: Tolak Komersialisasi Pendidikan dan Eksploitasi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Unjuk Rasa di Kejati Sulsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Ketua DPRD dalam Kasus Bibit Nanas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peringati Hari Buruh Sedunia, GMNI Makassar: Wujudkan Sosialisme Indonesia

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:01 WIB

Aliansi Rakyat Menggugat Hadir Bukan Sekadar Suara, Perlawanan Ketimpangan Terus Diproduksi Kebijakan Abai Terhadap Keadilan

Berita Terbaru