Anatomikata.co.id, Makassar — Puluhan pedagang kaki lima Kelapa Muda Benteng Rotterdam Kelurahan Bulo Gading Kecamatan Ujung Pandang melakukan aksi unjuk rasa bersama beberapa mahasiswa di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, di Jalan Hertasning, Senin (15/6/2026).
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan mengingat adanya rencana penggusuran dan relokasi tempat bagi pedagang kelapa muda Benteng Rotterdam Kelurahan Bulo Gading ke Pasar Kampung Baru.
Upaya penggusuran dan relokasi menurut pedagang dan beberapa pengunjung merupakan tindakan yang kurang tepat dan kurang efektif, sebab Kelapa Muda Benteng Rotterdam dan lokasinya yang strategis adalah identitas yang telah lama melekat dalm sejarah nama kota Makassar.
Muschlis A Misbah anggota DPRD Komisi D Kota Makassar yang menemui massa aksi pedagang mengatakan bahwa ia menjamin atas nama DPRD agar secepatnya dilakukan RDP dengan pihak pemerintah Kota Makassar dan seluruh yang terkait, termasuk menjamin tidak bakalan ada penggusuran atatupun surat peringatan kedua yang keluar sebelum RDP dilaksanakan.
Menurut Syahril, salah satu pedagang mengatakan bahwa penjual kelapa muda Benteng Rotterdam Bulo Gading sudah ada sejak tahun 1980-an dengan harga awal masih Rp 500.
“Penjual kelapa muda Benteng Rotterdam Bulo Gading ini sudah ada sejak tahun 1980-an dengan harga awal masih Rp 500, pedagang disini telah turun temurun menjual, dan telah puluhan tahun membangun nama penjual kelapa muda makassar hingga mendapat kepercayaan kota Makassar” ucapnya.
Lanjutnya bahwa pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam telah lama berkontribusi dalam berbagai perkembangan kota Makassar.
“Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam telah lama berkontribusi dalam berbagai perkembangan kota Makassar, kalau orang bertanya dimana penjual kelapa segar di kota Makassar jawabnya pasti benteng Rotterdam, sama pengunjung wisata situs sejarah benteng dengan cuaca pesisir kota Makassar yang panas, kelapa muda juga di percaya warga kota makassar selain minuman segar juga sebagai obat dan penetralisir dan kami telah puluhan tahun menjadi penyedia kelapa muda tanpa mengenal libur baik siang maupun malam, kami berharap kelapa muda benteng rotterdam dapat didorong dijadikan ikon wisata kuliner yang baru seperti wisata kuliner pisang epe di Pantai Losari mengingat nilai sejarah Kelapa Muda dan Pisang Epe hampir sama”, tutupnya.









