KNPI Sulsel Ajak Kolaborasi KPID Perkuat Literasi Digital, Penyiaran, dan Perfilman untuk Melawan Hoaks

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id,  Makassar – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan di Jalan Botolempangan No. 48, Kota Makassar, Senin (27/7/2026)

Audiensi tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penguatan literasi digital, penyiaran, dan perfilman sebagai upaya meningkatkan kualitas informasi publik sekaligus memerangi penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.

“Kami ingin membangun sinergi dengan KPID Sulsel agar edukasi tentang literasi digital, penyiaran yang sehat, serta pemanfaatan media secara bijak dapat menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam melawan penyebaran hoaks dan disinformasi,” ujar Vonny.

Baca Juga :  Sekum HMI Banggai Laporkan Oknum Pejabat Danramil ke Bawaslu RI

Sementara itu, Ketua Bidang Penyiaran dan Perfilman DPD KNPI Sulsel, Aditya Djohary, menyampaikan bahwa bidang yang dipimpinnya siap menjadi penggerak berbagai program edukasi melalui media penyiaran maupun karya perfilman yang bernilai informatif dan edukatif.

Menurutnya, penyiaran dan perfilman tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat, meningkatkan literasi, serta memperkuat kesadaran publik terhadap bahaya informasi palsu.

“Kami ingin menghadirkan program-program kolaboratif seperti pelatihan literasi digital, workshop penyiaran, diskusi perfilman, hingga kampanye publik yang melibatkan pemuda agar semakin cakap bermedia dan mampu memilah informasi yang benar,” kata Aditya.

Di sisi lain, Ketua KPID Sulawesi Selatan, Dr. Irwan Ade Sahputra, menyambut baik inisiatif KNPI Sulsel untuk membangun sinergi dalam memperkuat ekosistem penyiaran yang sehat dan berkualitas.

Baca Juga :  Kritik Kreasi Representasi keresahan Rakyat.

Ia menilai keterlibatan organisasi kepemudaan merupakan langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai etika bermedia, pentingnya penyiaran berkualitas, serta peningkatan literasi digital di tengah derasnya arus informasi.

“KPID Sulsel terbuka untuk bersinergi dengan berbagai elemen, termasuk KNPI Sulsel. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program edukatif yang mendorong masyarakat semakin kritis terhadap informasi serta mampu menangkal hoaks melalui pemanfaatan media yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara KNPI Sulsel dan KPID Sulsel melalui berbagai program edukasi, pelatihan, sosialisasi, serta kampanye literasi digital yang melibatkan generasi muda sebagai garda terdepan dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, produktif, dan bebas dari hoaks.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Komisioner KPID Sulsel Hamka Dg. Lau, Abdi Rahmat, Nasruddin, dan Poppy Trisnawati, bersama jajaran pengurus DPD KNPI Sulawesi Selatan.

Berita Terkait

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar
BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar

Berita Terbaru