Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id,MAKASSAR, Minggu, 25 Oktober 2026 — Penanganan sengketa lahan UPT SPF SD Negeri Timbuseng II yang berlokasi di Jalan Andi Paturungi, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, kembali menjadi perhatian warga. Pemerintah Kota Makassar dinilai belum segera memberikan penyelesaian atas persoalan lahan yang diklaim oleh pihak tertentu tersebut.

Pada Minggu (25/10/2026), warga RW 09 Timbuseng bersama kepala sekolah, komite sekolah, Ketua RW, para Ketua RT, serta warga setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti pemagaran nonpermanen di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga dan mengamankan area sekolah.

Pelaksanaan pemagaran turut disaksikan oleh personel BKO Satpol PP Kecamatan Tamalate, Babinsa Kelurahan Barombong, serta anggota Polsek Tamalate. Secara umum, kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Baca Juga :  SPMP BAKAL LAPORKAN DINAS KESEHATAN TORAJA UTARA DI KEJAKSAAN TINGGI SUL.SEL TERKAIT TEMUAN BPK TAHUN 2024

Namun, di tengah kegiatan tersebut, muncul keberatan dari pihak yang mengklaim bahwa lokasi lahan tersebut merupakan miliknya. Salah seorang warga bernama Cole dg Tarang yang mengaku sebagai ahli waris menyatakan bahwa tanah tersebut adalah miliknya dan melarang warga melanjutkan kegiatan pemagaran.

Meski terdapat keberatan dari pihak yang mengklaim lahan tersebut, kepala sekolah bersama warga tetap melaksanakan kegiatan pemagaran. Sengketa kepemilikan tanah itu pun masih menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan dan kejelasan dari pihak berwenang.

Ketua RW 09 bersama Ketua Komite Sekolah berharap Pemerintah Kota Makassar segera turun tangan untuk memfasilitasi penyelesaian sengketa tersebut. Mereka menginginkan adanya kepastian hukum mengenai status lahan agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, tanpa dibayangi persoalan sengketa yang berkepanjangan.

Baca Juga :  Wikana: Pemuda Pemberani, Menteri Pertama, dan Pejuang yang Hilang Tanpa Jejak

Mereka juga berharap pemerintah bersama instansi terkait dapat melakukan penelusuran dokumen kepemilikan, memeriksa riwayat tanah, serta mempertemukan seluruh pihak yang bersengketa guna mencari penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Warga berharap pemerintah tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Kepastian status lahan sangat penting agar lingkungan sekolah tetap terlindungi dan proses belajar-mengajar bagi para siswa tidak terganggu.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kota Makassar mengenai perkembangan penyelesaian sengketa lahan tersebut. Status kepemilikan tanah masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dokumen dan proses hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar
BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”
PERANG KELOMPOK DI JALAN KAKATUA, KADER MATADOOR KOMA — DESAK POLISI USUT TUNTAS!
MATADOR KECAM NARASI TAWURAN KAPOLRESTABES MAKASSAR: JANGAN KABURKAN KEMATIAN AKMAL, KADISPORA JUGA HARUS DIEVALUASI!
MARAK DUGAAN AKSI GENG MOTOR DAN PENYERANGAN DI BONTOWA, PEMUDA TANTANG POLSEK BAROMBONG DAN POLRESTA GOWA BERTINDAK TEGAS
Bongkar Cacat Nalar Birokrasi Tana Toraja, LMND Resmi Laporkan Sekda ke Ombudsman Sulsel Atas Kelalaian Jabatan Sistemik!
APPI mundur dari Golkar, Ketua Milenial Makassar : Kami Loyal Ikut Bersama APPI
Ketum Matador : ini Jihad melawan Kaum Zodom (LGBT) ! Tutup MYE = Muliakan Makassar, Selamatkan Sulsel dari Bencana ! 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:37 WIB

BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:05 WIB

PERANG KELOMPOK DI JALAN KAKATUA, KADER MATADOOR KOMA — DESAK POLISI USUT TUNTAS!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:43 WIB

MATADOR KECAM NARASI TAWURAN KAPOLRESTABES MAKASSAR: JANGAN KABURKAN KEMATIAN AKMAL, KADISPORA JUGA HARUS DIEVALUASI!

Berita Terbaru