anatomikata.co.id,MAKASSAR – Keputusan Munafri Arifuddin alias Appi untuk mengundurkan diri dari Partai Golkar pada Senin (5/10/2026) membuka babak baru dalam perjalanan politiknya di Makassar.
Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Dalam suratnya, Appi menyatakan mundur sebagai kader Golkar dan tidak bersedia diangkat sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Makassar.
Langkah tersebut turut mendapat perhatian dari kalangan milenial dan loyalis Appi di Kota Makassar. Sejumlah pendukung menyatakan bahwa loyalitas mereka tidak semata-mata ditentukan oleh warna partai, tetapi oleh hubungan politik dan dukungan mereka terhadap figur Appi.
“Kami menghargai keputusan Pak Appi. Bagi kami, loyalitas adalah pilihan. Kalau Pak Appi mengambil langkah baru, kami siap mengikuti arah perjuangan beliau,” ujar ketua milenial Makassar abd Rahman ”
Semangat yang muncul di kalangan pendukung kemudian dirangkum dalam satu slogan,“Tetap satu komando, tetap bersama Appi.”
Bagi mereka, perpindahan arah politik bukan alasan untuk memutus silaturahmi. Justru momentum ini dipandang sebagai awal konsolidasi baru anak muda Makassar.
“Kami anak muda Makassar siap bergerak bersama Pak Appi. Soal warna politik boleh berubah, tetapi persaudaraan dan komitmen pengabdian kepada Kota Makassar tetap kami jaga,” lanjutnya.
Sementara itu, IAS menyatakan menghargai keputusan Appi untuk meninggalkan Golkar. Surat pengunduran diri tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada DPP Golkar.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah politik Appi berikutnya setelah resmi meninggalkan Golkar. Sebelumnya, Appi memang dikaitkan dengan Partai Demokrat, meski keputusan resminya mengenai partai berikutnya masih menjadi bagian dari perkembangan politik selanjutnya.
Anak muda Makassar pun menunggu babak berikutnya:“APPi Melangkah, Kami Mengawal.”
“Satu Komando, Satu Semangat, Untuk Makassar.”









