GOWA —Maraknya dugaan aksi geng motor dan penyerangan yang terjadi di Dusun Bontowa, Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pemuda dan warga yang bermukim di wilayah tersebut.
Situasi keamanan yang tidak kondusif tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Masyarakat tidak boleh dibiarkan hidup dalam kekhawatiran akibat aksi kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan warga.
Risaldi Aditia, salah satu pemuda Dusun Bontowa, menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk segera mengambil langkah tegas dan konkret terkait persoalan tersebut.
“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk tidak tinggal diam. Persoalan ini sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jangan menunggu sampai ada korban yang lebih serius baru kemudian bertindak. Kami meminta aparat segera mengambil langkah tegas, melakukan pengamanan, mengusut setiap aksi penyerangan, serta menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Risaldi Aditia.
Menurut Risaldi, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan hal yang tidak boleh dianggap sepele. Kehadiran aparat di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi terjadinya aksi kekerasan yang lebih besar.
Ia juga mendesak Pemerintah Kecamatan Barombong dan Pemerintah Desa Tinggimae agar mengambil langkah konkret serta membangun koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat dalam menangani persoalan tersebut.
“Kami juga mendesak pemerintah setempat untuk mengambil langkah konkret. Jangan hanya menunggu persoalan terjadi, tetapi harus ada upaya pencegahan. Pemerintah desa, kecamatan, dan aparat kepolisian harus duduk bersama mencari solusi agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” lanjutnya.
TANTANG POLSEK BAROMBONG DAN POLRESTA GOWA
Risaldi secara khusus meminta Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk meningkatkan patroli di wilayah yang dianggap rawan, melakukan penyelidikan terhadap setiap laporan terkait penyerangan, serta mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana.
“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk membuktikan bahwa aparat hadir dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin keamanan dan ketertiban benar-benar dirasakan oleh warga Bontowa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menginginkan persoalan tersebut berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Karena itu, langkah pencegahan dan penegakan hukum dinilai penting dilakukan sejak dini.
“Kami ingin Bontowa menjadi tempat yang aman bagi masyarakat, bukan tempat di mana warga harus merasa takut. Karena itu, kami meminta pemerintah dan aparat kepolisian segera bertindak sebelum persoalan ini berkembang menjadi lebih besar,” tutup Risaldi Aditia.
Masyarakat menunggu langkah nyata. Polsek Barombong dan Polresta Gowa ditantang untuk menunjukkan kehadiran dan keseriusan dalam menjaga keamanan warga.









