Aktivis Desak Transparansi Anggaran Koperasi Merah Putih, APH Diminta Turun Mengawasi

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Sejumlah aktivis angkat suara soal pengelolaan anggaran Koperasi Merah Putih yang dinilai tertutup dan minim penjelasan ke publik. Mereka menilai, dana koperasi yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan anggota justru rawan diselewengkan jika tidak dikelola secara transparan.

Menurut para aktivis, hingga kini belum ada laporan keuangan yang dibuka secara rinci dan mudah diakses. Kondisi ini memicu kecurigaan serta keresahan di kalangan anggota dan masyarakat. “Kalau uang rakyat dikelola tanpa keterbukaan, potensi masalahnya sangat besar,” tegas salah satu aktivis.

Baca Juga :  Mafia Tanah Kian Beringas di Makassar, HMI Cabang Makassar Tegas: Kami Tidak Akan Diam ❗️

Mereka menuntut pengurus koperasi segera membuka seluruh penggunaan anggaran, mulai dari sumber dana, alokasi, hingga realisasi di lapangan. Transparansi dinilai bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk pertanggungjawaban moral kepada anggota.

Tak hanya itu, aparat penegak hukum (APH) juga diminta aktif memantau dan mengawasi pengelolaan anggaran koperasi tersebut. Aktivis menegaskan, pengawasan sejak dini penting untuk mencegah praktik penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga :  "MAFIA SOLAR MENGGURITA DI MAKASSAR, PT RAE DITUDING JADI PENAMPUNG UTAMA"

“Jangan tunggu masalah meledak baru turun tangan. APH harus hadir lebih awal sebagai pengawas, bukan sekadar pemadam kebakaran,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Koperasi Merah Putih belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan transparansi anggaran tersebut.

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB