Aliansi Mahasiswa Fiber Optik Sulsel Desak Audit My Republik: “Aksi Akan Terus Kami Kawal Sampai Tuntas”

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar — Aksi ketiga kembali digelar oleh Aliansi Mahasiswa Fiber Optik Sulsel bersama sejumlah organisasi masyarakat pada Jumat, 21 November 2025.

Dalam aksi ini, massa menegaskan komitmen mereka untuk mengawal dugaan kerugian warga Makassar akibat aktivitas pemasangan FTTH (Fiber to The Home) oleh My Republik.

Para peserta aksi tetap konsisten menuntut audit independen agar persoalan kerugian warga dapat terungkap secara terang benderang.

Audit tersebut diyakini akan memperlihatkan siapa saja yang terlibat, siapa yang bermain, dan sejauh mana dampak kerugian yang terjadi.

Baca Juga :  RT RW 06 Kelurahan Karuwisi Ajak Warga Menjadi Nasabah BSU GEMBIRA RIA 

Hingga aksi ketiga digelar, tidak ada satu pun perwakilan dari My Republik yang hadir untuk menemui massa aksi. Sikap ini memunculkan dugaan kuat bahwa persoalan ini bersifat struktural dan sistematis di internal perusahaan.

Koordinator aksi, Tumming, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap tertutup My Republik.

“Kami duga ini semua ada keterkaitan satu kantor. Kenapa tidak ada satu pun yang mau menemui kami?” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa alasan-alasan yang selalu diberikan pihak perusahaan justru menguatkan dugaan adanya praktik tidak sehat dalam proses pemasangan jaringan tersebut.

Baca Juga :  Menjelang Natal Dan Tahun Baru, Pemerintah Kelurahan Pisang Selatan Kecamatan Ujung Pandang Tingkatkan Intensitas Pelayanan Publik

“Alasan inilah, alasan itulah. Karena itu kami sudah berkoordinasi untuk menyiapkan aksi selanjutnya, yang skalanya akan jauh lebih besar, termasuk opsi boikot,” tambah Tumming.

Aliansi Mahasiswa Fiber Optik Sulsel menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dan akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh fakta dan kerugian warga benar-benar terungkap.

“Kami akan melakukan aksi besar-besaran dan tetap mengawal ini semua sampai terang benderang kerugian masyarakat yang digunakan,” tutupnya.

Aksi lanjutan kini tengah dipersiapkan, dan aliansi memastikan mereka tetap solid hingga persoalan ini menemukan titik penyelesaian.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru