AMPERA Sulsel Geruduk Kantor Dinas TPHBUN Sul-Seldan Kejati Sulsel, Tuntut Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Durian Musangking dan Nanas

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam AMPERA (Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi strategis, yakni Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulsel, serta Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, pada Kamis, 19 Juni 2025.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan korupsi dalam proyek pengadaan bibit durian Musangking dan bibit nanas dengan nilai pagu anggaran mencapai lebih dari Rp11 miliar dan juga Rp 60 miliar. Indikasi kuat adanya penyimpangan seperti mark-up harga, pengadaan fiktif, dan ketidaksesuaian realisasi di lapangan menjadi dasar desakan kepada aparat hukum untuk segera bertindak.

Baca Juga :  Aktivis Sulsel kritik Dugaan Reklamasi dan Perusakan Mangrove oleh PT. Bomar di kabupaten Barru Sulawesi Selatan

Dalam orasinya, Rull, selaku Jenderal Lapangan AMPERA Sulsel, menyampaikan:

“Hari ini kami hadir untuk menyuarakan keresahan rakyat. Pengadaan bibit yang seharusnya mensejahterakan petani justru diduga dijadikan ladang bancakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Kami minta Kejati Sulsel tidak tinggal diam. Usut tuntas! Tangkap pelakunya! Karena ini jelas-jelas menyangkut hajat hidup orang banyak dan kerugian negara miliaran rupiah.” Ujar Rull

Baca Juga :  Simposium Kepemudaan 2025

Setelah berorasi dan menyampaikan tuntutan di Kantor Kejati Sulsel, massa aksi kemudian diterima oleh perwakilan dari bagian Humas Kejati Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Kejati menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti informasi dan laporan yang disampaikan.

 

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru