BADKO HMI Sulsel Kecam Peredaran Gula Rafinasi: Desak Polda Tutup PT Makassar Tene

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Bidang PTKP BADKO HMI Sulawesi Selatan melayangkan kecaman keras terhadap dugaan peredaran gula rafinasi secara bebas di pasar konsumsi masyarakat. Gula jenis ini semestinya hanya boleh digunakan untuk kebutuhan industri dan bukan dikonsumsi langsung oleh publik. Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid PTKP BADKO HMI Sulsel, Muhammad Rafly Tanda, dalam pernyataan resmi yang dirilis hari ini.

“Peredaran gula rafinasi secara eceran adalah bentuk kejahatan pangan. Ini bukan hanya soal pelanggaran aturan, tapi juga soal nyawa rakyat kecil yang dijadikan korban pasar curang,” tegas Rafly.

Rafly menuding dugaan kuat PT Makassar Tene dalam distribusi gula rafinasi ke pasar umum. Ia menyebut bahwa distribusi tersebut melanggar berbagai aturan, termasuk:
• Permendag No. 117/M-DAG/PER/12/2015 tentang ketentuan impor gula,
• Permendag No. 76 Tahun 2019 tentang gula kristal mentah,
• serta Keputusan Menperin No. 527/M-IND/Kep/9/2004 mengenai penggunaan gula rafinasi oleh industri.

Baca Juga :  Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinas Kerasipan Kota Makassar Di Kecamatan Makassar

Rafly menyampaikan, jika gula rafinasi dikonsumsi langsung, dapat menimbulkan dampak kesehatan serius, seperti obesitas, diabetes, kerusakan organ, hingga penyakit jantung. Lebih parah lagi, masyarakat yang tidak memahami perbedaan antara gula konsumsi dan gula industri berisiko menjadi korban tanpa sadar.

Selain itu, Rafly selaku Kabid PTKP BADKO SULAWESI SELATAN juga menyoroti dugaan permainan harga gula di pasaran.

“Kami duga kuat permainan harga gula dinilai melenceng dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diatur pemerintah dalam Perpres No. 71 Tahun 2015 dan Permendag No. 7 Tahun 2020. Diduga kuat, praktik monopoli dan distribusi tidak sehat ini ikut dikendalikan oleh pemain besar di balik layar.”tegas Rafly.

Baca Juga :  PENDAFTARAN BAKAL CALON KETUA DPD KNPI SULSEL RESMI DITUTUP

Atas kondisi tersebut, Rafly mendesak Polda Sulawesi Selatan untuk:
1. mendesak APH Segera menyelidiki dan menindak PT Makassar Tene,
2. Meminta POLDA SUL-SEL Melakukan penutupan operasional sementara,
3. Mengusut jalur distribusi gula rafinasi yang masuk ke pasar umum
4.TUTUP PT MAKASSAR TENE yang diduga menyimpang
5.Tegakkan Supremasi Hukum

“Jika aparat penegak hukum tidak segera bertindak, kami pastikan akan memobilisasi massa dan membuka data lebih dalam di depan publik. Ini bukan ancaman—ini perlawanan terhadap kejahatan sistematis,” pungkas Rafli dengan nada keras.

Rafly menegaskan bahwa jika negara terus abai, maka mahasiswa dan rakyat akan mengambil peran untuk membongkar mafia pangan dan praktik industri yang merugikan masyarakat luas.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru