anatomikata.co.id, Makassar – Kami pemuda, bukan sekadar pewaris sejarah, tetapi penggerak masa depan, Ujar Jendral Lapangan ( Andi Idul Saputra)
Hari ini, 28 Oktober, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda momentum sakral yang menegaskan persatuan, semangat perjuangan, dan tekad kaum muda untuk mengambil peran nyata dalam membangun negeri.
Bagi Himpunan Pelajar Mahasiswa Gowa (HIPMA Gowa) Koordinatorat Tombolo Pao, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang romantisme sejarah, tetapi menjadi ajakan untuk merefleksikan kembali arah kebijakan dan kinerja pemerintah, mulai dari pusat hingga ke tingkat daerah.
Pemuda hari ini dihadapkan pada realitas: masih banyak kebijakan publik yang belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat; masih ada kesenjangan pembangunan antara kota dan desa; serta lemahnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program pemerintah.








