“Jerigen Menggila, Negara Dipermalukan: Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di SPBU Kalukuang Jeneponto”

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jeneponto – Praktik kotor kembali mencoreng wajah distribusi energi rakyat. SPBU Kalukuang 74.923.35 di Kabupaten Jeneponto diduga menjadi lokasi penimbunan BBM bersubsidi dengan modus klasik namun licik: menggunakan jerigen untuk menghindari pengawasan petugas. Dalih kebutuhan tertentu dijadikan tameng, sementara hak masyarakat kecil dirampas secara terang-terangan.

BBM bersubsidi adalah jatah rakyat petani, nelayan, pengendara kecil bukan komoditas untuk ditimbun, diputar, apalagi dijadikan ladang keuntungan oleh segelintir oknum. Ketika jerigen bebas keluar-masuk SPBU, publik patut bertanya: di mana pengawasan? Ke mana aparat melihat? Atau jangan-jangan praktik ini dibiarkan tumbuh subur?

Baca Juga :  AMPERA Sulsel Geruduk Kantor Dinas TPHBUN Sul-Seldan Kejati Sulsel, Tuntut Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Durian Musangking dan Nanas

Modus jerigen bukan hal baru. Ia kerap dipakai untuk menyamarkan penimbunan, menghindari sistem, dan mengelabui kontrol lapangan. Jika dugaan ini benar, maka yang terjadi bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan pengkhianatan terhadap amanat subsidi negara dan penderitaan rakyat yang kerap mengantre panjang demi beberapa liter BBM.

Baca Juga :  Wagub Papua Buka Rakornas Gercin Indonesia, Apresiasi Peran Strategis Gercin dalam Pembangunan Tanah Papua

Agung Setiawan, seorang petani di Kab. Jeneponto mengatakan kami mengecam keras dugaan praktik ini. Aparat penegak hukum, BPH Migas, dan Pertamina tidak boleh tutup mata. SPBU Kalukuang 74.923.35 harus diperiksa secara menyeluruh, transparan, dan tanpa kompromi. Jangan biarkan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Subsidi bukan untuk ditimbun. Negara tidak boleh kalah oleh jerigen. Rakyat menuntut keadilan, bukan alasan.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru