Ketua PP HAM-LUTIM Menyoroti Kinerja DLH Luwu Timur

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Luwu Timur – Ketua Umum Pengurus Pusat HAM-LUTIM Batara Guru yakni Rishariyadi, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur yang dinilai belum maksimal dan seakan-akan ada pembiaran serta tutup mata terhadap persoalan yang terjadi, khususnya pencemaran yang terjadi sungai malili.

Menurut Rishariyadi, DLH luwu timur seharusnya memiliki peran strategis dalam mengawasi dan mengatur kegiatan pertambangan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Namun, dalam praktiknya muncul pertanyaan terkait sejauh mana langkah tegas serta keseriusan DLH Luwu Timur dalam menindak pelanggaran, serta menyelesaikan masalah yang setiap tahunnya terjadi.

Baca Juga :  HIPMA GOWA KOORNITORAT TOMBOLO PAO GELAR AKSI UNJUK RASA MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA

“kami menduga ada aktivitas pertambangan sekitaran sungai yang tidak sesuai dengan standar pelestarian lingkungan, yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan sehingga terjadi Pencemaran, yang hinggah saat ini tidak ada penyelesaian serta tindakan tegas dari DLH Luwu Timur dan melakukan investigasi yang mendalam terkait pencemaran di sungai malili,” Rishariyadi.

Ia menambahkan, sesuai ketentuan yang berlaku, DLH memiliki dasar hukum dalam menjalankan tupoksi yang di atur pada undang-undang nomor 32 tahun 2009 (UPPLH) yang di perkuat dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014.

Rishariyadi mendesak DLH Luwu Timur agar lebih transparan dan serius untuk menyelesaikan persoalan yang setiap tahun terjadi di sungai malili serta jika terbukti ada pelanggaran memberikan sangsi yang tegas sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  PDOI Jawa Timur & FRONTAL Jatim Imbau Peserta Aksi 20 November Tetap Menjaga Kondusivitas

“Kami ingin melihat aksi nyata dari DLH dalam menjalankan tupoksinya, bukan hanya sekadar pernyataan. Masyarakat berhak hidup di lingkungan yang bersih dan sehat serta ada investigasi yang mendalam terkait pencemaran yang terjadi di sungai malili yang sampe hari ini tidak ada penyelesaian,” tegas Rishariyadi.

Ia juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tambang, agar kerusakan lingkungan dapat dicegah sejak dini dan pembangunan tetap berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru