Menolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, Mahasiswa Makassar Gelar Demo Solo

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Momentum Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Selasa, 28/Oktober/2025, menjadi perayaan bagi sejumlah Aktivis diseluruh indonesia untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang ditujukan kepada pemerintah.

Tapi diantara puluhan titik aksi unjuk rasa yang berada dikota makassar terdapat hal yang berbeda yang terjadi didepan Telkom indonesia.

Terdapat salah seorang mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa dengan seorang diri didampingi dengan ban bekas disamping kirinya.

Aksi solo tersebut dilakukan oleh irwan yang merupakan mahasiswa asal makassar yang tergabung kedalam organisasi Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP) serta berlansung dijalan ruas Provinsi A.P Pettarani, sambil memegang mahasiswa tersebut melakukan aksi demonstrasi sambil berorasi untuk menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga :  Satintelkam Polrestabes Makassar Kembali Lalai, Data Salah Input dan Tersebar ke Publik

Dalam orasinya Irwan menyampaikan ketidak kesepakatannya atas pemberian gelar pahlawan kepada mantan Presiden Soeharto yang dianggap mencedari perjuangan reformasi.

“Hari saya sampaikan bahwa penolakan atas pemberian gelar pahlawan untuk soeharto, karena itu akan menjadi sebuah penghianatan atas perjuangan reformasi”, ungkapnya.

Baca Juga :  “PENGEMUDI OJOL MENCARI TITIK KEADILAN ”

Ketua SPMP Oshi Ekayama mengkonfirmasi bahwa irwan merupakan salah satu anggota pengurus dari Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP).

Oshi juga menambahkan bahwa aksi solo tersebut merupakan aksi simbolik untuk mempertegas bahwa pemuda dan mahasiswa akan tetap berdiri pada nilai-nilai perjuangan bahkan dengan jumlah yang sedikit.

” Kita sebagai pemuda khususnya mahasiswa akan tetap menyuarakan dan akan tetap memegang teguh nilai-nilai perjuangan yang ada dikota makassar bahkan dengan jumlah yang sedikit”. Tandasnya.

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB