anatomikata.co.id, Makassar – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tallo digelar di Hotel Horison Makassar pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyerap dan menyelaraskan aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Tallo.
Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri oleh unsur Tripika Kecamatan Tallo yang terdiri dari Camat Tallo, Kapolsek 08 Tallo, dan Danramil 02 Tallo. Selain itu, turut hadir para Lurah se-Kecamatan Tallo, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.
Forum Musrenbang berlangsung secara dialogis dan partisipatif, di mana berbagai usulan pembangunan disampaikan sebagai hasil musyawarah di tingkat kelurahan. Seluruh aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas pembangunan yang dinilai strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Lurah Rappokalling, Ismail, S.Sos, yang akrab disapa Pak Ilho, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa fokus utama pembangunan di Kelurahan Rappokalling diarahkan pada penanganan drainase serta pengelolaan sampah. Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan persoalan mendasar yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan program prioritas tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya Anggota DPRD Kota Makassar, terutama yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Sinergi antara pemerintah dan legislatif dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong penganggaran dan realisasi program di tingkat kelurahan.
Lebih lanjut, Pak Ilho menyampaikan bahwa usulan program prioritas tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar H. Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Hj. Mustika Aliyah Ilham, khususnya dalam upaya mewujudkan lingkungan perkotaan yang tertata, bersih, dan sehat.
Penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan Tallo ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun perencanaan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan, melalui forum ini, terbangun kesepakatan bersama dalam merumuskan program pembangunan yang berkelanjutan dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar.
Penulis : Muslimin. M








