Oknum Kepsek SD di Jeneponto Diduga Potong Dana PIP dan Minta Setoran Beras dari Siswa

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jeneponto – Seorang oknum Kepala Sekolah di SDN 11 Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan memotong dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya diterima penuh oleh siswa.

Selain pemotongan dana, oknum Kepsek tersebut juga diduga mengarahkan siswa penerima PIP untuk membawa beras ke sekolah sebagai bentuk setoran. Dugaan praktik ini memicu keresahan di kalangan orang tua siswa dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  SOIL SC FH UMI & MVP AKPI Dorong Pemanfaatan PKPU dan Kepailitan untuk Selamatkan Usaha di Indonesia Timur

PIP sendiri merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan tanpa beban biaya.

Baca Juga :  Beras Oplosan di Ritel Modern Adalah Kejahatan Sistemik terhadap Rakyat : HMI Sulbar Desak Penegakan Hukum Tegas

Tindakan pemotongan dan permintaan setoran dalam bentuk beras ini dinilai mencederai tujuan mulia program tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Jeneponto. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran ini.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru