Pemerintah Pastikan Bantuan Bencana Sumatra Tembus Rp100,48 Miliar, Distribusi Capai 97 Persen

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat penyaluran bantuan dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan, total bantuan tanggap darurat yang telah tersalurkan di wilayah Sumatra mencapai Rp100.484.346.880.

Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan, family kit, kids wear, hingga operasional 42 dapur umum, dengan rincian Aceh Rp43,6 miliar, Sumatra Utara Rp37,4 miliar, dan Sumatra Barat Rp19,4 miliar. Pemerintah juga menyalurkan santunan Rp15 juta per ahli waris kepada 86 korban meninggal dunia dengan total Rp1,29 miliar.

Baca Juga :  *Aktivis Desak Kapolres Bulukumba Dicopot karena Gagal Mitigasi Ancaman Keamanan*

Agus Jabo menegaskan, seluruh data korban yang telah diverifikasi pemerintah daerah dan BNPB akan segera diproses pencairannya tanpa penundaan.

Selain tanggap darurat, pemerintah menyiapkan bantuan pascabencana berupa bantuan tunai Rp3 juta per keluarga untuk perabotan hunian, bantuan lauk-pauk Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan, serta dukungan pemulihan ekonomi Rp5 juta per keluarga sesuai hasil asesmen.

Baca Juga :  Peringatan yang Kita Diamkan, Dampak yang Kita Rasakan

Sementara itu, BNPB mencatat distribusi logistik dalam sebulan terakhir mencapai 1.526 ton dengan tingkat distribusi 97 persen. Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menegaskan tidak ada logistik yang tertahan lebih dari 2×24 jam di posko.

Terkait dana tunggu hunian, 16.264 KK telah tervalidasi dan akan menerima Rp600 ribu per bulan per KK melalui skema jemput bola oleh bank Himbara, tanpa antrean. Pemerintah memastikan penyaluran tahap pertama segera direalisasikan.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru