Pemilihan RT/RW Makassar 2025: Harapan Besar untuk Pesta Demokrasi yang Sehat

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – bersiap menggelar Pemilihan RT/RW serentak pada 3 Desember 2025. Hajatan rakyat yang digelar Pemerintah Kota Makassar ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memilih pemimpin lingkungan mereka.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) Kecamatan Makassar berharap pemilihan kali ini bisa berjalan dengan sehat dan meriah. Total ada 9.191 calon Ketua RT dan 2.169 calon Ketua RW yang ikut meramaikan pesta demokrasi tingkat kota tersebut.

“Namanya juga pesta, harusnya disambut dengan riang gembira, tanpa gejolak yang bisa mengganggu jalannya tahapan demokrasi di tingkat masyarakat,” ujar Ketua DPC APPI Kecamatan Makassar, Sulyadi Abbas atau Adhit Abbaz, Jumat (28/11).

Ia menekankan pentingnya pelaksanaan yang netral, terbuka, jujur, dan adil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kota. Hal ini diperlukan agar pemilihan dapat melahirkan pemimpin RT dan RW yang benar-benar diharapkan warga.

Baca Juga :  ZZ Travel Dorong Umrah Lebih Mudah dan Bermakna, Aslail Akbar: Pelayanan Amanah dan Sesuai Sunnah

“Harapannya, lahir pemimpin lingkungan yang berkualitas,” tambah Adhit.

Secara keseluruhan, 11.360 calon RT/RW nantinya akan memperebutkan 6.027 kursi Ketua RT dan 1.005 kursi Ketua RW di seluruh wilayah Kota Makassar. Pemilihan langsung oleh warga dinilai sebagai ruang demokrasi yang harus dijaga agar menjadi fondasi kuat dalam pembangunan partisipatif.

“Ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan tata kelola yang lebih responsif kepada masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Adi Suryadi Culla, menilai pelaksanaan Pemilihan RT/RW Serentak merupakan langkah positif sekaligus contoh baik dalam praktik demokrasi langsung di tingkat paling bawah. Menurutnya, pemilihan ini menjadi pendidikan politik praktis bagi masyarakat untuk memilih pemimpin lingkungannya secara sadar.

Baca Juga :  HPMT Mengecam Dan Mengutuk Keras Tindakan Represif Personel Polres Jeneponto

“Pemkot Makassar sudah mengambil langkah baik dengan menggelar pemilihan secara serentak. Ini memberi nilai demokrasi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengingatkan perlunya persiapan matang, terutama soal alokasi anggaran yang harus dibuat distributif serta pengawasan yang memadai. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan teknis di setiap RT dan RW.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi Perda dan petunjuk teknis pemilihan, yang menurutnya harus dilakukan secara masif agar masyarakat paham aturan yang berlaku.

Adi juga menyinggung pengalaman Pemprov DKI Jakarta yang dianggap sukses karena sejak awal menyiapkan anggaran kuat dan mendistribusikannya langsung ke setiap RT/RW untuk membentuk panitia pemilihan.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru