Pemuda Saketa Perjuangkan Jembatan Balitata ke Wagub

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Halmahera Selatan, Maluku Utara – Abdul Rojak Hi Arifin, pemuda Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Maluku Utara guna menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan jembatan permanen di Desa Balitata.

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses dan keselamatan masyarakat, mengingat jembatan yang digunakan saat ini masih bersifat darurat. Jembatan sementara tersebut dibangun secara swadaya oleh Abdul Rojak bersama salah satu tokoh masyarakat Desa Saketa, Hi. Bachtiar.

Dalam keterangannya, Abdul Rojak menjelaskan bahwa aspirasi ini disampaikan karena kondisi lapangan yang mendesak dan kebutuhan masyarakat terhadap sarana infrastruktur yang lebih layak.

Baca Juga :  Sulawesi Selatan Darurat : Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan.

“Saya bertemu Pak Wagub untuk menyampaikan keluhan dari masyarakat, di antaranya tentang pembangunan jembatan yang ada di Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, dan Jalan Trans Lalubi, Kecamatan Gane Timur. Pertemuan tersebut saya yang menginisiasi karena saya dan salah satu pengusaha sekaligus orang tua kami di Desa Saketa, Hi. Bachtiar, telah menginisiasi pembangunan jembatan darurat di Desa Balitata. Jadi harapan saya ke depannya, jembatan yang layak dapat dibangun untuk kepentingan masyarakat,” ujar Abdul Rojak.

Abdul Rojak menambahkan bahwa Wakil Gubernur menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan memberikan arahan mengenai langkah-langkah administratif yang harus dipenuhi.

Baca Juga :  Camat Turun Langsung "Sabtu Bersih" Kelurahan Maradekayya Selatan Kecamatan Makassar

“Hasil dari pertemuan saya tersebut, Pak Wagub menyambut baik aspirasi yang saya sampaikan. Pak Wagub juga menyampaikan beberapa poin administratif yang harus melibatkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan pemerintah desa setempat. Insya Allah setelah ini saya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menyampaikan poin-poin tersebut,” jelasnya.

Melalui pertemuan ini, Abdul Rojak berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah Gane Barat serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan di Maluku Utara.

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB