Penolakan Pemberitahuan Aksi Hardiknas, BEM FISEH UCM Angkat Bicara

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Humaniora (BEM FISEH UCM) menyoroti tindakan Polrestabes Makassar yang menolak surat pemberitahuan aksi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Ketua BEM FISEH UCM, Anugrah Usman, menyampaikan bahwa penolakan tersebut dinilai tidak mempertimbangkan substansi pemberitahuan yang telah dilakukan sebelumnya.

Kronologi Kejadian:
•Surat pemberitahuan aksi telah dimasukkan pada Selasa, 28 untuk rencana aksi tanggal 2, bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional.
•Karena tanggal 2 jatuh pada hari Sabtu, massa aksi kemudian memutuskan untuk mengundur pelaksanaan aksi ke hari Senin guna memaksimalkan partisipasi.
•Surat pemberitahuan kembali dimasukkan pada tanggal 2 untuk aksi tanggal 4.
•Namun, pihak Polrestabes Makassar menolak dengan alasan tidak memenuhi ketentuan 3×24 jam.

Baca Juga :  Gelombang Desakan Siap Meledak di Makassar, Aliansi Mahasiswa Soroti Isu Dugaan TPPU dan Pengamanan Jampidsus

Menurut Anugrah Usman, secara prinsip pemberitahuan telah dilakukan sejak tanggal 28, sehingga penolakan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait konsistensi dalam penerapan prosedur.

“Substansi aksi tidak berubah. Yang mengalami penyesuaian hanya hari dan tanggal pelaksanaan, karena mempertimbangkan momentum Hari Pendidikan Nasional yang jatuh di akhir pekan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari refleksi mahasiswa terhadap kondisi pendidikan sekaligus ruang demokrasi, di mana kebebasan menyampaikan pendapat menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan.

Baca Juga :  Perang Kelompok di Makassar, Pemuda di Tallo Terkena Busur di Mata

KETUA BEM FISEH UCM memastikan bahwa tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi tetap sama seperti yang telah dirumuskan sebelumnya, tanpa ada perubahan substansi, dan hanya mengalami penyesuaian pada waktu pelaksanaan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap nilai demokrasi dan peringatan Hari Pendidikan Nasional, massa aksi tetap akan turun ke jalan pada hari yang telah ditentukan sebagai wujud penyampaian aspirasi secara terbuka dan konstitusional.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru