Rokok Ilegal Marak, HMI Desak Aksi Nyata Polda Sulsel dan Bea Cukai

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar –Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar , Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda menyoroti masifnya peredaran rokok ilegal. Mereka mengkritisi kurangnya tindakan tegas dari pihak berwenang, khususnya Polda Sulsel dan Bea Cukai, dalam menangani persoalan ini.

‎Menurut Fahmi selaku wasekum PTKP, peredaran rokok ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga merusak iklim persaingan usaha yang sehat bagi produsen rokok legal.

Sesuai aturan terkait rokok sangat jelas dalam UU No 39 tahun 2007 tentang Cukai Rokok. “Aturannya jelas, yang berbeda dengan isi dalam kemasan, dapat dikenakan sanksi berupa denda dan pidana,” ungkapnya.

Baca Juga :  SOIL SC FH UMI & MVP AKPI Dorong Pemanfaatan PKPU dan Kepailitan untuk Selamatkan Usaha di Indonesia Timur

‎Mereka menduga, kuatnya jaringan peredaran rokok ilegal ini mengindikasikan adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan pihak-pihak tertentu.

‎”Dugaan ini bisa jadi menjadi kecurigaan yang tajam dari masyarakat karena penegak aturan bahkan bergeming,” ungkapnya.

HMI Cabang Makassar meminta agar Polda Sulsel dan Bea Cukai segera mengambil langkah konkret dan transparan untuk memberantas peredaran rokok ilegal.

‎Mereka meminta adanya penindakan yang tegas terhadap para pelaku, mulai dari produsen hingga distributor, serta membongkar jaringan yang terlibat.

‎”Kami rasa tidak sulit bagi pihak kepolisian dan beacukai untuk mendeteksi para pelaku rokok ilegal. Nama pemilik dan lokasinya.Selain itu, dalam waktu dekat saya akan melakukan aksi unjuk rasa mendesak pihak terkait untuk segera mertibkan peredaran rokok ilegal. Tambahnya

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru