Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos Dari Feses Sapi Potong Yang Ada Di Desa Bila

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


*Narasumber :* Nurhaliza Aprilia, Mahasiswa Jurusan Peternakan, Fakultas Peternakan, Angakatan 2022

Desa Bila Sidrap – Rabu 30 Juli 2025
Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 114 Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, mengadakan program kerja dengan tema “Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos Dari Feses Sapi Potong” pada Rabu(30/07/2025).

Program ini difokuskan agar kotoran ternak seperti feses sapi sering dianggap limbah. Padahal, jika diolah dengan benar, kotoran ini bisa jadi pupuk kompos yang sangat bagus untuk tanaman.

Baca Juga :  Belanja Dana Hibah 3.2M PDAM Tirta Jeneberang Tanpa LPJ, SPMP Pertanyakan Transparansi ‼️

Program Kerja ini telah di asistensikan dan disetujui oleh Dosen Pendamping Kegiatan KKNT 114 Universitas Hasanuddin Desa Pasimarannu, Ibu Rahayu Nurhidayah Haris. S.E,M.Sc dan dikerjakan oleh Nurhaliza Aprilia dari peternakan yang bekerja sama dengan kelompok tani/ternak dan warga desa bila, pemerintah desa dan teman teman KKNT 114 Desa Bila.

Program Kerja ini dilaksanakan di Posko KKNT 114 Desa Bila, yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa, Desa Bila Bapak H. Kuba. S.IP

Baca Juga :  Gaji Pekerja Dirampas, KEJAM Sulsel Desak Kejari Maros Tetapkan Tersangka Korupsi Outsourcing

Kegiatan ini berlangsung selama bulan juli 2025, yang dimana dilakukan pengumpulan bahan utama yaitu kotoran sapi yang telah di dikeringkan dan pencampuran bahan tambahan yaitu molases, em4, air untuk proses fermentasinya, serta pelatihan pembuatan dan penyimpanan pupuk kompos kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada hari Rabu 30 Juli 2025.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru