Peringati Hari Buruh Sedunia, GMNI Makassar: Wujudkan Sosialisme Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Makassar melakukan aksi demonstrasi pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau Mayday dengan isu utama “Wujudkan Sosialisme Indonesia, Buruh Hanya Bisa Sejahtera Jika Berada Dibawah Sistem Sosialisme” dipertigaan Alauddin-Pettarani pada Jumat(1/05/2026).

Aksi demonstrasi tersebut juga dirangkaikan dengan prakondisi Haridiknas (Hari Pendidikan Nasional) dengan menyoroti kondisi dunia pendidikan melalui perguruan tinggi yang telah berubah drastis dari yang harusnya bergerak dibidang yayasan sosial berubah menjadi agak lebih mirip korporasi pencari profit, isu yang dituntut adalah “Hentikan Komersialisasi Pendidikan”.

Baca Juga :  Alif Adnan, Pemuda Gowa Buktikan Admin Sosial Media Bisa Jadi Profesi Menjanjikan

Adapun beberapa isu turunan:

1. Upah yang adil dan sesuai dengan kebutuhan hidup
2. Penghapusan sistem kerja yang tidak manusiawi
3. Jaminan sosial yang komprehensif bagi seluruh buruh
4. Pendidikan gratis dan berkualitas bagi semua
5. Hentikan komersialisasi pendidikan
6. Peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru
7. Penambahan anggaran pendidikan menjadi 20% dari APBN untuk meningkatkan kualitas pendidikan
8. Tegakkan supremasi sipil dan hentikan militerisme lindungi kebebasan sipil san hak asasi manual, serta bebaskan seluruh tahanan politik
9. Hentikan tindakan represif aparat terhadap gerakan rakyat
10. Wujudkan sosialisme Indonesia, buruh hanya bisa sejahtera jika berada dibawah sistem sosialisme.

Baca Juga :  Ijazah SD Dipertanyakan, Publik Menunggu Kejujuran Bupati Luwu Timur

Aksi demonstrasi berjalan tertib dan aman dipimpin oleh Ketua Umum GMNI Cabang Makassar, Bung Royntus A. Abu sekaligus Jenderal Lapangan.

Berita Terkait

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA
REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN
Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP
KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.
Menuju Pemilu 2029: Mengapa Revisi UU Pemilu Harus Segera Dibahas?
Revisi UU Polri Resmi Disahkan, Ini Aturan Pensiun & Jabatan Sipil Terbaru
Tragedi Apparalang Jadi Alarm, HMI Makassar Soroti Lemahnya Sistem Keselamatan Destinasi Wisata
Polantas Gowa Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Warga Diberi Pendampingan Langsung di Samsat

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:44 WIB

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA

Senin, 15 Juni 2026 - 23:36 WIB

REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

Senin, 15 Juni 2026 - 23:31 WIB

Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:02 WIB

KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:25 WIB

Menuju Pemilu 2029: Mengapa Revisi UU Pemilu Harus Segera Dibahas?

Berita Terbaru