Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar  — Puluhan pedagang kaki lima Kelapa Muda Benteng Rotterdam Kelurahan Bulo Gading Kecamatan Ujung Pandang melakukan aksi unjuk rasa bersama beberapa mahasiswa di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, di Jalan Hertasning, Senin (15/6/2026).

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan mengingat adanya rencana penggusuran dan relokasi tempat bagi pedagang kelapa muda Benteng Rotterdam Kelurahan Bulo Gading ke Pasar Kampung Baru.

Upaya penggusuran dan relokasi menurut pedagang dan beberapa pengunjung merupakan tindakan yang kurang tepat dan kurang efektif, sebab Kelapa Muda Benteng Rotterdam dan lokasinya yang strategis adalah identitas yang telah lama melekat dalm sejarah nama kota Makassar.

Muschlis A Misbah anggota DPRD Komisi D Kota Makassar yang menemui massa aksi pedagang mengatakan bahwa ia menjamin atas nama DPRD agar secepatnya dilakukan RDP dengan pihak pemerintah Kota Makassar dan seluruh yang terkait, termasuk menjamin tidak bakalan ada penggusuran atatupun surat peringatan kedua yang keluar sebelum RDP dilaksanakan.

Baca Juga :  Aliansi Peduli Keadilan Gelar Aksi Jilid II, Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Korupsi di Satker PJN Wilayah 3

Menurut Syahril, salah satu pedagang mengatakan bahwa penjual kelapa muda Benteng Rotterdam Bulo Gading sudah ada sejak tahun 1980-an dengan harga awal masih Rp 500.

“Penjual kelapa muda Benteng Rotterdam Bulo Gading ini sudah ada sejak tahun 1980-an dengan harga awal masih Rp 500, pedagang disini telah turun temurun menjual, dan telah puluhan tahun membangun nama penjual kelapa muda makassar hingga mendapat kepercayaan kota Makassar” ucapnya.

Lanjutnya bahwa pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam telah lama berkontribusi dalam berbagai perkembangan kota Makassar.

Baca Juga :  BADKO HMI SULBAR : Desak Kemendagri Jelaskan Motif Pengurangan Luas Wilayah Sulbar Terkikis 4.082 Km², Pemprov Harus Tegas

“Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam telah lama berkontribusi dalam berbagai perkembangan kota Makassar, kalau orang bertanya dimana penjual kelapa segar di kota Makassar jawabnya pasti benteng Rotterdam, sama pengunjung wisata situs sejarah benteng dengan cuaca pesisir kota Makassar yang panas, kelapa muda juga di percaya warga kota makassar selain minuman segar juga sebagai obat dan penetralisir dan kami telah puluhan tahun menjadi penyedia kelapa muda tanpa mengenal libur baik siang maupun malam, kami berharap kelapa muda benteng rotterdam dapat didorong dijadikan ikon wisata kuliner yang baru seperti wisata kuliner pisang epe di Pantai Losari mengingat nilai sejarah Kelapa Muda dan Pisang Epe hampir sama”, tutupnya.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelar Seminar Program Kerja di Desa Sikkuale
Mahasiswa KKN-T Unhas Laksanakan Edukasi Ecoprint di SDN 43 Pinrang
RISET ADVOKASI HMI SULSEL: KANWIL KEMENTERIAN HUKUM DUKUNG PARTISIPASI PUBLIK DALAM EVALUASI PROGRAM STRATEGIS NASIONAL
JAM.ID Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejati Sulsel Supervisi Dugaan Korupsi Pengadaan Alsintan di Soppeng
RISET ADVOKASI HMI SULSEL: DINKES UNGKAP KETERBATASAN PENGAWASAN MBG, TEKANKAN URGENSI STANDAR KESEHATAN MENUJU REKOMENDASI NASIONAL
KNPI Sulsel Ajak Kolaborasi KPID Perkuat Literasi Digital, Penyiaran, dan Perfilman untuk Melawan Hoaks
JAM.ID Somasi PDAM Makassar dan CV Empat Satria Perkasa, Siap Turun ke Jalan Soroti Dugaan Pelanggaran Proyek Reservoir
Dirut PT Migas Kaltara Jaya: Seluruh Persyaratan PI 10 Persen Telah Dipenuhi, Realisasi Bergantung pada Status Operasi WK Tarakan Offshore

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelar Seminar Program Kerja di Desa Sikkuale

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:30 WIB

Mahasiswa KKN-T Unhas Laksanakan Edukasi Ecoprint di SDN 43 Pinrang

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:34 WIB

RISET ADVOKASI HMI SULSEL: KANWIL KEMENTERIAN HUKUM DUKUNG PARTISIPASI PUBLIK DALAM EVALUASI PROGRAM STRATEGIS NASIONAL

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

JAM.ID Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejati Sulsel Supervisi Dugaan Korupsi Pengadaan Alsintan di Soppeng

Senin, 27 Juli 2026 - 18:25 WIB

RISET ADVOKASI HMI SULSEL: DINKES UNGKAP KETERBATASAN PENGAWASAN MBG, TEKANKAN URGENSI STANDAR KESEHATAN MENUJU REKOMENDASI NASIONAL

Berita Terbaru