Mahasiswa KKN T-114 Universitas Hasanuddin telah melakukan program sosialisasi dan demonstrasi analisis pH tanah sebagai salah satu indikator kesuburan lahan pertanian, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat kususnya bagi para petani di Desa Kalimporo, Kec Bangkala

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada hari Kamis tepatnya tanggal 24 sampai dengan hari Sabtu tanggal 26 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Analisis pH Tanah sebagai Salah Satu Indikator Kesuburan Lahan Pertanian. Kegiatan ini bertempat di kediaman Bapak Kepala Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, dan merupakan bagian dari program kerja individu.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya mengetahui tingkat keasaman (pH) tanah sebagai salah satu indikator utama dalam menentukan kesuburan lahan pertanian. Melalui kegiatan ini, petani diperkenalkan pada cara menganalisis pH tanah secara sederhana dan praktis di lapangan, serta bagaimana hasil analisis tersebut dapat digunakan untuk menentukan perlakuan tanah yang sesuai agar produktivitas pertanian dapat meningkat.
Acara ini dihadiri oleh Bapak Hasibibi Arsyad Dg. Rapa selaku Kepala Desa Kalimporo, serta para petani yang berasal dari wilayah Desa Kalimporo. Kehadiran dan antusiasme para peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap praktik pertanian yang berbasis ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Mandek Karena Setoran di Samsat Gowa: Ketika Pelayanan Publik Dijadikan Alat Tekan

Kegiatan sosialisasi di rangkaikan dengan pengecekan langsung pH tanah di beberapa lahan milik masyarakat petani, beberapa petani mencatatkan lahan meraka untuk dilakukan pengecekan tanah secara langsung. Dari hasil pengecekan di beberapa lahan di dapatkan hasil bahwa lahan pertanian masyarakat Desa kalimporo memiliki pH yang netral yaitu berkisar diangka 6,5 hingga 7,5. Dari hasil pengecekan pH tersebut dapat diketahui bahwa lahan para petani sudah memiliki pH yang cukup baik dan sesuai dengan jenis tanaman yang mereka tanami yaitu tanaman jagung, cabai dan padi. Dari berlangsungnya kegiatan ini kini para petani sudah mengetahui bagaina pentingnya mengetahui pH tanah di lahan mereka serta mengetahui bagaimana cara mengecek pH tanah di lahan mereka masing – masing dan bagaina kondisi serta kesiapan tanah di lahan mereka sebelum atau setelah di tanami tanaman.

Baca Juga :  Rahman (Ketua Bidang Infokom): Pemerataan Akses Internet adalah Hak Dasar Rakyat, dan HMI Tidak Akan Tinggal Diam

Sarina mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi Universitas Hasanuddin, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Desa Kalimporo dan seluruh petani yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi di lahan mereka, serta atas kesediaannya untuk mendengarkan materi dan saran terkait pentingnya pengelolaan pH tanah dalam meningkatkan hasil panen.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru