Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomi kata.co.id,Makassar -Ketua Umum Makassar Tidak Kendor (MATADOR), Karaeng Emba, akhirnya angkat bicara terkait peristiwa yang sedang menjadi perbincangan publik di Makassar, menyusul dugaan tindakan represif yang dialami oleh sekelompok pemuda saat melaksanakan kegiatan bakti sosial.

 

Menurutnya, kejadian yang menimpa kelompok pemuda yang tengah melaksanakan kegiatan sosial tersebut merupakan peristiwa yang sangat disayangkan. Ia menilai kegiatan bakti sosial yang dilakukan para pemuda, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan, seharusnya mendapatkan dukungan karena memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Dalam keterangannya, Karaeng Emba menyampaikan bahwa selama ini banyak pemuda di Makassar yang berinisiatif menggelar kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan kegiatan kemanusiaan lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Hal tersebut dinilai sebagai langkah positif yang patut dijaga dan didukung bersama.

Baca Juga :  Chaerul Anwar Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PERMAHI pada Kongres Nasional X

 

Namun demikian, ia menyayangkan apabila kegiatan yang bertujuan baik tersebut justru mendapatkan tindakan yang dinilai represif dari pihak aparat.

 

Menurutnya, para pemuda selama ini telah berupaya merangkul berbagai kelompok masyarakat dan memberikan wadah bagi anak-anak muda agar dapat menyalurkan energi mereka dalam kegiatan yang bermanfaat.

 

“Kami sangat mengapresiasi seluruh pemuda di Makassar yang terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan positif. Namun kejadian yang terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026, menjadi pukulan tersendiri bagi upaya-upaya baik yang selama ini dilakukan oleh para pemuda,” ujar Karaeng Emba.

 

Lebih lanjut, pihak MATADOR juga meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban dari Kasat Sabhara Polrestabes Makassar terkait dugaan tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota yang bertugas di lapangan.

 

Mereka menuntut adanya penjelasan serta tanggung jawab atas kerusakan kendaraan yang dialami oleh beberapa peserta kegiatan, serta luka-luka yang dialami oleh sejumlah pemuda.

Baca Juga :  MBG dan Riuhnya Pro-Kontra "Antara Harapan dan Kekhawatiran"

 

Selain itu, MATADOR juga menyoroti beredarnya berbagai informasi di media sosial yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Menurut mereka, sejumlah pemberitaan yang beredar telah menimbulkan opini yang dapat memperkeruh situasi serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal persoalan tersebut, MATADOR menyatakan tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi demonstrasi apabila tuntutan klarifikasi dan pertanggungjawaban dari pihak terkait tidak mendapatkan tanggapan yang jelas.

 

MATADOR juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta memastikan kebenaran suatu berita sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada publik.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru