Latimojong Menuju Zero Waste 2026: Gerakan Bersama Untuk Pegunungan Sulawesi Yang Bersih

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id-Karangan, — Pegunungan Latimojong, atap tertinggi Sulawesi yang selama ini menjadi kebanggaan para pendaki, menjadi momentum penting lahirnya tekad baru: Latimojong Zero Waste 2026, rabu – Jum’at (11-13 Juni 2025)

Selama tiga hari, ratusan penggiat alam berkumpul dalam operasi bersih jalur pendakian, pergantian plakat di titik tertinggi Latimojong, hingga diskusi penting tentang masa depan kawasan ini.

Kegiatan ini digagas dalam rangka perayaan 35 tahun Mapala 45 Makassar, melibatkan Mahasiswa Pecinta Alam, Kelompok Pecinta Alam, serta masyarakat lokal yang bermukim di kaki gunung. Momen penting ini memiliki satu tujuan: menyelamatkan Latimojong dari krisis sampah yang semakin mengkhawatirkan.

Fenomena menumpuknya sampah di jalur pendakian dan area camp Latimojong, yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di media sosial, menjadi pokok bahasan utama. Keresahan tak hanya dirasakan para pendaki atau mereka yang peduli pada lingkungan, tapi juga warga lokal.

Baca Juga :  Wisata Permandian Diduga Milik BUMDes Kampong Parang Terlibat Pelanggaran Lingkungan

“Sampah dari pendaki seringkali terbawa sampai ke pemukiman kami. Kami juga terbatas dalam menyikapi keadaan ini, baik dalam fasilitas pengelolaannya, maupunmemberi teguran langsung kepada para pendaki,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat dalam diskusi.

Diskusi yang dipandu oleh Bang Fanda yang juga anggota Mapala 45, sekaligus salah satu pelaku sejarah pendirian triangulasi di titik tertinggi Sulawesi, memantik semangat kolaborasi. Bang Fanda berharap momentum ini menjadi titik balik. “Semua pihak harus bergandeng tangan. Pemerintah juga perlu turun tangan, dan operasi bersih gunung harus jadi agenda tahunan,”.

Baca Juga :  ZZ Travel Dorong Umrah Lebih Mudah dan Bermakna, Aslail Akbar: Pelayanan Amanah dan Sesuai Sunnah

Berbagai saran dari penggiat alam dirumuskan menjadi konsensus bersama. Seluruh pihak sepakat mendorong lahirnya aturan resmi yang dapat mengikat setiap pendaki, demi memastikan kelestarian Latimojong. Bahkan, ada harapan agar konsensus ini kelak menjadi dasar peraturan pemerintah.

Sebagai langkah awal, tahun ini akan difokuskan pada penataan jalur, pembangunan tempat pembuangan sampah sementara (TPS), serta sosialisasi intensif kepada pendaki dan warga. Semua upaya itu bermuara pada satu target besar: Latimojong Zero Waste 2026 mewujudkan gunung tertinggi Sulawesi yang bersih, lestari, dan membanggakan.

Berita Terkait

ZZ Travel Dorong Umrah Lebih Mudah dan Bermakna, Aslail Akbar: Pelayanan Amanah dan Sesuai Sunnah
Seorang Aktivis Pemuda Kecam Kerusakan Fasilitas dan Masalah Sampah di Destinasi Wisata ( Birtaria kassi )
Fashion Sebagai Senjata: Gen Z Menggugat Label dan Identitas Lama
Wisata Permandian Diduga Milik BUMDes Kampong Parang Terlibat Pelanggaran Lingkungan
Jendral Lapangan SPMP Pertanyakan Ketegasan Kepolisian Dan Satpol PP dalam menindak THM Tanpa Izin Beroperasi
LAGI DAN LAGI, MAPALA 45 MAKASAR UNIBOS MEMBENTANGKAN BENDERA MERAH PUTIH RAKSASA 

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:01 WIB

ZZ Travel Dorong Umrah Lebih Mudah dan Bermakna, Aslail Akbar: Pelayanan Amanah dan Sesuai Sunnah

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:49 WIB

Seorang Aktivis Pemuda Kecam Kerusakan Fasilitas dan Masalah Sampah di Destinasi Wisata ( Birtaria kassi )

Selasa, 30 Desember 2025 - 03:34 WIB

Fashion Sebagai Senjata: Gen Z Menggugat Label dan Identitas Lama

Senin, 1 Desember 2025 - 20:08 WIB

Wisata Permandian Diduga Milik BUMDes Kampong Parang Terlibat Pelanggaran Lingkungan

Kamis, 13 November 2025 - 16:17 WIB

Jendral Lapangan SPMP Pertanyakan Ketegasan Kepolisian Dan Satpol PP dalam menindak THM Tanpa Izin Beroperasi

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB